[FF]// 2min// my snow prince// part 5a

Taemin’s POV

Aku berlari menuju sebuah toko… “apa aku terlambat ya..” beberapa kali ku angkat tanganku untuk melihat jam yg terpasang di pergelangna tanganku..

“taemin..” aku mendongakan wajahku, ku lihat seorang namja melambaikan tangannya kepadaku..

“huft,, maaf aku terlambat ya?” aku berhenti tepat di depannya.. aku mencoba mengatur nafasku yg tidak seirama..

“tidak juga, ayo masuk..” dia meraih tanganku dan menggenggamnya.. saat itu tubuhku terasa panas.. ‘aigoo.. aku sangat malu jika dia memperlakukanku seperti ini..’ teriakku dalam hati..

Aku pun masuk ke dalam sebuah toko bersamanya.. ku amatai setiap sudut toko itu.. terdapat bermacam-macam barang seperti baju, perhiasan, boneka, sepatu dan lainnya…

“mmm… jonghyun .. kita mau apa ke sini?”

“belanja.. sekarang pilihlah barang yg kau suka..”

“omo? T-tidak usah..” aku melepaskan tanganku dari genggamannya dan berjalan menuju pintu keluar.. “taemin.. tunggu dulu..” jonghyun melingkarkan lengannya pda leherku dan menyandarkan dagunya pada bahuku…. “j-jonghyun lepaskan.. beratkan..” aku mencoba untuk melepaskan diri darinya.. “aigoo.. tidak akan.. kalau aku melepaskanmu sekarang kau pasti akan pergi..” ujar jonghyun.. sekarang aku dapat merasakan nafasnya yg berhembus pada bagian leherku.. membuatku merinding..

“ne.. baiklah .. tapi tolong lepaskan.. tidak enak dilihat orang” aku melihat beberapa orang memprhatikan tingkah kami berdua di depan pintu toko..

“hahahaha.. biarkan saja… aku sangat menyukaimu” bisik jonghyun, kemudian dia melepaskan pelukannya dariku.. aku pun berbalik dan menatapnya heran.. ‘dia menyukai ku?’

Jonghyun hanya tersenyum melihat ku.. “ayo..” dia menarik tanganku menuju ke tempat penjualan perhiasan..

“kau mau yg mana?” .. jonghyun bertanya sambil terus memperhatikan perhiasahn yg berada di dalam kotak kaca.. “j-jonghyun..” aku sedikit takut untuk mengatakan ini.. tapi, setelah perkataannya tadi aku jadi sedikit merasa tidak enak..

“hmm? Ada apa?” jonghyun langsung mengahlikan pandangannya kepadaku.. “soal kau menyukai ku.. ma-maaf aku tidak bisa menerimamu, aku menyukai orang lain..” aku mengatakan semuanya sambil membungkuk di depannya untuk meminta maaf..

‘pasti sekarang dia akan marah dengan perkataanku.. aku tidak berani menatapnya sekarang’

“hahhahahhahaha” aku kaget saat mendengar suara twa yg sangat keras..

Ku angkat wajahku dan menatap jonghyun yg tertawa sambil memegangi perutnya.. “k-kenapa kau tertawa?” aku heran dengan tingkah nya..

“hahaha.. tidak apa-apa hanya saja kau sangat lucu?” ujarnya sambil mengusap dadanya pelan, tawanya pun mulai mereda..

“m-maksudmu?” aku menatapnya lekat dengan tatapan penuh Tanya

“kau pikir aku memintamu menjadi pacarku ya?”

“i-iya, bukankah kau sendiri yg bilang jika kau menyukaiku?”

“ya aku memng menyukaimu tapi sebagai seorang adik, walaupun ada sedikit perasaan suka sebagai kekasih tapi..aku tau kau sudah mempunyai seseorang yg kau suka..” jonghyun tersenyum lembut dan membelai puncuk kepalaku ..

Sebuah senyuman menggembang di wajahku..aku sangat bahagia, aku pun memeluknya manja “ne.. heheheheh” kurasakan tangannya yg lembut membelai rambutku.. “sekarang sebagai seorang kakak.. aku ingin membelikanmu sesuatu..apa ada yg kau ingin kan taemin?”

Ku lepaskan pelukanku dan menatap jonghyun.. “ mmm .. sejauh ini tidak ada..”

“benarkah? Aish… kalau begitu tidak ada gunanya kita datang ke sini… ya sudah aku akan mengajakmu makan saja ayoo..” jonghyun menarik tanganku … tapi saat akan pergi mataku tertuju pada satu benda yg menarik, sebuah kotak musik…

“tunggu dulu..” aku menahan gerakan jonghyun.. “hmm? Ada apa taemin?”… aku melepaskan tanganku dari genggamannya dan berjalan menuju kearah kotak musik itu..

Kupandang dengan seksama kotak musik itu.. cantik, bentuknya seperti salju dan berwarnah putih.. ukurannya pun sedang..

Ku buka pelan kotak musik itu, terdengar suara piano yg sangat indah keluar dari kotak musik itu.. senyumanku mengembang ketika melihat isi dari kotak musik itu.. terdapat sebuah piano yg dimankan oleh satu boneka lelaki yg terlihat sangat lucu.. saat melihat kotak musik itu aku teringat akan minho hyung… ‘ya besok adalah hari ulang tahunnya, kebetuan sekali’ aku tersenyum bahagia mendapatkan kotak musik itu..

“permisi, kotak musik ini berapa harganya?” tanyaku pada pelayan toko.. “harganya 25000 won..” jawaban dari pelayan toko itu membuatku kaget .. “omo~~” aku mengeluarkan dompetku dan melihat isi uang yg ada di sana.. “aigo.. aku tidak membawa tabunganku..” aku sangat kecewa, aku memang tidak mengira-ngira akan membeli sebuah barang jadi sebagian uangku tidak ku bawah..

“akan ku belikan, tolong di bungkus ya..”

Ku alihkan pandanganku pada jonghyun yg berada di sebelahku.. “aigoo.. jonghyun, tidak usah.. aku bisa kembali dan membelinya..” ujarku

“tidak usah, bukankah sudah ku katakn aku akan membelikan barang yg kau sukai.. dan pasti barang ini untuknya kan?” jonghyun memandangku dengan tatapan menggoda.. “n-ne..” aku menundukan untuk menyembunyikan wajahku .. ‘aigoo sangat memalukan…’

“silahkan..” pelayan itu memberikan sebuah bungkusan kecil yg pastinya berisi kotak musik yg ku pilihkan.. ‘semoga minho hyung akan suka..’ harapku dalam hati…

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kami pun memutuskan untuk pulang… dan jonghyun terus memaksa untuk mengantarkan ku pulang, akhirnya aku mengiyakan.. selama perjalanan pulang kami saling berbincang-bincang.. jonghyun juga menceritakan mengenai keluarganya dan adiknya yg sangat dia sayangi, tapi sayangnya adiknya telah meninggal dunia 2 tahun yg lalu.. dan yg lebih mengagetkanku.. jonghyun berkata bahwa aku sangat mirip dengan adiknya itu..

Akhirnya aku sampai di depan gerbang yg besar .. “kau tidak ingin mampir?” tanyaku .. “tidak usah .. apalagi tampaknya sebentar lagi salju akan turun..” jonghyun tersenyum dan mencubit pipiku gemas.. “oh iya..tunggulah di sini sebentar, aku akan mengembalikan uangmu ya..”

“tidak usah.. masuklah sana..” jonghyun mengacak-ngacak rambutku lembut.. “pokoknya akan ku kembalikan.. awas saja kalu kau tidak menerimanya..” aku bersikeras.. “baiklah..baiklah..”

Aku pun berlari masuk ke dalam rumah dan kembali dengan membawa uang hasil tabunganku.. “ini..” aku memberikan uang itu kepada jonghyun.. “hei taemin, apa ini juga alasanmu beberapa hari ini hampir tidak pernah jajan di sekolah?” jonghyun memandangku dengan pandangan curiga.. “ heheheh.. begitulah, kau sendiri tau kan uang yg di berikan orang tuaku tidak begitu banyak..” aku tertawa sambil menggaruk bagian kepalaku yg tidak gatal.. “hahaha.. kau benar-benar sangat mirip dengan adikku, walaupun keluargaku sangat mampu tapi dia tidak ingin meminta sesuatu dariku atau kedua orang tuaku… jika dia ingin membeli sesuatu pastinya dia akan mengumpulkan uangnya sendiri..” jonghyun tersenyum lembut kepadaku.. aku sangat mengerti perasaannya.. dia pasti sangat menyayangi adiknya..

Tiba-tiba saja jonghyun menarikku ke dalam pelukannya.. “j-jonghyun..” aku sangat terkejut … “ssstt..” dia membelai kepalaku lembut …

Aku pun membalas pelukannya.. aku membiarkan jonghyun memelukku.. mungkin saat ini dia begitu merindukan adiknya, biarkanlah dia menganggap jika sekarang dia telah berpelukan dengan adiknya yg sangat dia sayangi..

“Taemin..” sebuah suara mengagetkan ku.. secara refleks aku melepaskan pelukanku dengan jonghyun..

Aku pun berbalik,ku lihat minho hyung berdiri di depan mobilnya dan menatapku tajam.. “h-hyung..” aku mendekati minho hyung.. “jadi.. kau pergi bersamanya? Dan apa itu yg kau bawa? Barang yg di belikannya?” Tanya minho hyung dengan nada dingin..

Aku melirik kearah jonghyun, dia terlihat sedikit marah dengan perkataan minho hyung.. “masuk…” pinta minho hyung .. “n-ne hyung..” aku pun masuk ke dalam rumah minho hyung pun masuk ke dalam rumah menyusulku..

minho hyung mengambil barang yg berada di tanganku .. “hadia darinya?” Tanya minho hyung lagi..

“ne, ini memang hadia hyung dan ini…”

Brak~!!~

Kata-kataku terhenti saat ku lihat minho hyung membuang bungkusan yg berisikan kotak musikku untuknya .. “untuk apa barang seperti itu.. tidak berguna !” kata-kata minho hyung menusuk hatiku…

aku berlutut dan memungut bungkusan yg di buang oleh minho hyung.. ku buka isi bungkusan itu.. ku pastikan kotak musik itu baik-baik saja.. minho hyung pergi meninggalkanku yg masih terduduk di lantai sambil memegangi kotak musik itu..

ku ambil bungkusan itu dan membawanya ke kamarku… setelah ku amati… kaki piano yg ada pada kotak musik itu patah, aku pun memperbaikinya dengan hati-hati.. saat sedang memperbaikinya air mataku jatuh saat mengingat kejadian dan kata-kata minho hyung.. ‘padahal kemarin kau berkata jika kau tidak membenciku.. hyung, sebenarnya apa yg membuatmu sering berubah.. terkadang kau sangat baik padaku.. aku merasa hangat dan nyaman bersamamu.. tapi kenapa sekarang kau begitu dingin padaku..’

aku terus terisak… tiba-tiba hpku berbunyi.. “y-yeoboseo” aku menjawab dengan suara sengau krena aku sempat menangis.. “taemin? Kau baik-baik saja?” ternyata yg menelponku adalah jonghyun.. “ne..”

“tapi kenapa suaramu terdengar sedikit berat? Apa kau habis menangis! Apa dia melakukan sesuatu yg buruk padamu?!!”
“tidak.. mungkin karena tadi terlalu lama di luar rumah.. jadinya aku sedikit flu..” ‘mianhe jonghyun.. aku tidak mungkin memberitahumu yg sebenarnya..’ ucapku dalam hati..

“begitukah.. baiklah, sekarang lebih baik kau istirahat… sampai besok…”
“hmm.. ya sampai besok..” aku mentup telepon dan kembali memperbaiki kotak musik itu..

Tok..Tok..Tok..

Aku segera menyembuyikan hadiaku di bawah bantal.. “masuk..”
seorang pelayan masuk “permisi.. tuan muda, waktunya makan malam..”
“ya..aku akan segera turun..”
“baik.. permisi..”
“tunggu dulu.. apa… minho hyung akan ikut makan malam?” tanyaku saat pelayan itu akn beranjak pergi meninggalkan kamarku.. “tidak tuan.. tampaknya tuan muda minho akan makan malam di luar..” jawabnya lalu pergi..

‘apa mugkin hyung pergi untuk menghindariku atau dia sedang mengurusi perusahan appa nya..’ tanyaku dalam hati.. aku memang sadar minho hyung pasti sangat sibuk.. selain dia harus focus dengan sekolahnya dia juga harus banyak belajar dalam mengurus perusahaan seperti appanya…

Akhirnya malam ini aku makan malam sendirian tanpa di temani seorangpun… “sepi juga…” gumamku sedih.. walaupun di sini banyak pelayan tapi, mereka tidak mau berinteraksi lebih dengan orang rumah.. sangat membosankan…

Setelah selesai makan, aku kembali ke kamarku… “aigoo.. ternyata salju masih turun.. hmm..mudah-mudahan saja besok sudah berhenti..” harapku…
ku rebahkan tubuhku… berjam-jam aku tidak bisa tidur karena gelisah.. ku lirik jam yg berada di sebelahku.. “omo~~! Sudah jam 12?”

Aku pun beranjak dari tempat tidur dan keluar dari dalam kamar… langkahku terhenti di depan pintu kamar minho hyung.. aku mencoba membuka pintu kamar itu…

Crek~~

“omo?! Tidak di kunci?” aku memutuskan untuk masuk ke dalam “hyung? Apa kau sudah pulang?” … ku nyalakan lampu kamarnya.. saat ku amati setiap sudut kamar itu tidak ku dapati sosok namja yg ku cari.. “apa hyung masih marah denganku dan tidak ingin pulang? Atau dia masih sibuk dengan pekerjaannya..” … aku merasa sangat sedih…

Mataku sekarang tertuju pada piano yg berada di kamar minho hyung..
ku dekati piano itu dan memutuskan untuk memainkan sebuah lagu.. *DBSK-With all my heart*

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“hmmm..” aku terbangun dari tidurku yg nyenyak.. ku amati sekelilingku sambil memulihkan kesadaranku seutuhnya… “aigoo~~ ini kan bukan kamarku.. jangan-jangan aku tertidur saat sedang bermain piano..” ‘taemin kau bodoh..bodoh..bodoh..’ aku memukul pelan kepalaku..

“tapi.. minho hyung ke mana? Dan sejak kapan aku bisa berada di ranjang ini? Dan mengenai mimpi itu?” aku kembali teringat.. semalam aku seperti bermimpi tapi terasa nyata… saat itu aku merasa ada yg mengecup keningku dan membisikkan sesuatu.. ‘hmm.. apa ya.. aku lupa dengan kata-katanya..’ aku berpikir keras.. berusaha mengingatnya.. “aish..~~ yg pastinya itu hanya mimpi …. Sekarang aku harus bersiap-siap untuk pergi ke sekolah..”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Seorang pelayan mendatngiku “tuan muda taemin mobilnya sudah siap…”
“ne.. mm.. apa minho hyung sudah pergi duluan?”
“maaf saya tidak tahu… sejak semalam saya tidak melihat keberadaan tuan muda minho..”
“baiklah… kau boleh pergi…”
“permisi..”

Setelah selesai sarapan aku segera berangkat ke sekolah… selama perjalan aku terus berpikir alasan minho hyung bisa begitu marah padaku.. bahkan hadia yg telah ku persipkan sekarang sudah sedikit rusak… apa aku harus membeli hadia yg lain? Tapi.. uangku juga sudah tidak mencukupi…

Aku terus berpikir dengan keras… “tuan,kita sudah sampai..” sekejap aku langsung tersadar dari lamunanku.. “ne..” aku pun turun dan menuju ke kelasku… saat berada di lorong menuju kelasku, aku sangat kaget saat melihat minho hyung.. dia sedang bersama onew hyung, key hyung dan ….krystal …

“hyung..” aku tersenyum saat melihat sosoknya… tapi, minho hyung menatapku dingin…

“hai taemin..” sapa key hyung, onew hyung dan krystal … “h-hai..”

Aku sangat gugup untuk membalas sapaan mereka… aku menundukan wajahku.. “kau sakit ya taemin?” key hyung mendekatiku dan menyentuh dahiku.. “ani… aku hanya sedikit flu..” bohongku.. “aigoo.. kau pasti tidak istirahat dengan cukup.. ayo aku antar ke ruang uks..” key hyung menarik tanganku..

“sudahlah key.. itu salahnya sendiri.. sudah tau cuaca seperti ini, tapi masih saja pergi kencan .. itu namanya orang bodoh..” ucap minho hyung ketus..
“minho! Kau ini…” onew memukul kepala minho hyung pelan..

“taemin…!” aku mendongakan wajahku.. ku lihat jonghyun berjalan menuju kearahku.. “tuh pacarnya sudah datang.. jadi sebaiknya kita pegrgi saja.. ayo..” minho hyung menarik key hyung dan lainnya pergi …

“hyung..” aku hanya bergumam pelan melihat sosoknya perlahan menghilang di ujung lorong… ‘sampai seperti itukah kebencianmu padaku..’ ucapku lrih dalam hati

TBC ~~~~~~~~~~~~~~~

mianhe ku jlek ==” sya lgi khlngn ide crta T^T uhuhuhuhuhuhuhu…

16 responses to “[FF]// 2min// my snow prince// part 5a

  1. seru seru ceritanya udh lumayan panjang, pertahankan.kekeke
    yuhuuuu minho cemburu nih ye, tp gak punya hati bgt lempar2 barang org.

    daebak saeng b^^d

  2. Hiaaaatt. . !
    #Ngebantai saeng ke pulau komodo. . .

    Next part! Next part!
    Aye mau next part! ! ! ! #gedor2pintu wc.

  3. Hah, mino cmburuan bgt sih..
    Tetem, hrusnya km wkt d.kmrnya mino ntu ngasi hadiah nya trus d.tnggalin d.atas piano.. Trus km nulis note “happy birthday hyung, maaf aq cma bsa mmblikan hyung ni x(” #ngaran crita sndri# ntar kan si mino ngrasa b’salah ato nyesel tuh, trus ntar mino mnta maap..
    Driku ska klo mino nyesel, nangis, krna prbuatannya sndri.. Wkwk.. *Ktwa lucifer*

  4. Hadehh, aq baru sempet buka ini.. Hmm,, sprtnsa ada udang di balik bakwan nh si jjong.. Ntah knp aq ngerasa klo si jjong itu sengaja.. Hua chingu, ga sabar nunggu lanjutanna.. Gpp chingu si minho dibikin cemburu aja terus..

  5. maaf ya aku bru comment di chap ini…
    aku pikirrrr, ga enak juga jdi silent readers…😀
    ffnya bgus onnie🙂
    klo mau ada nc-nya, mnding yang ringan2 ajaa…
    soalnya aku gk tau pw nya kekeekekeke😀

    • heheheheh🙂 gomawo chingu udh commnt ToT huhuhuhuhu.. sya terhru.. #lebay ==”😛
      nee.. srng di ksih pw soalnya ad yg di bwa umur chingu #kyk gw udh 17thn aj xD

  6. ckckckc…
    minho cemburunya ngeri juga ya,,,
    pake lempar2 barang yg sebenarnya untuk dia..
    ga mau dengar penjelasan taem dulu..
    kasian taem-nya,,,dia kan jadi sedih…hiks hiks hiks…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s