Math Or Love/2min/Yaoi/Fanfic/Part1

Tittle: Math or Love

Genre: Up to me, aja yeess ^^

Author: me aka sparkling2min

Cast: Lee Taemin, Choi Minho (2min)
Otherssss…

Summary: Berawal dari sebuah sebuah ‘Pertemuan’ di Olimpiade MTK ~ Persaingan ~
Berubah menjadi Cinta ~~~~❤

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Chungdam High School..

Seorang namja kurus, agak tinggi, kulit putih bersih seputih susu, rambut blonde agak panjang berbentuk jamur, pipi tirus, serta wangi vanilla ini sudah berada di perpustakaan sejak pulang sekolah. Dan tebak sekarang jam berapa? 9 malam. Namja ini selalu menghabiskan waktu di perpustakaan untuk berlatih matematika. Dan ia akan pulang saat sang sahabat yang bernama key mengingatkannya untuk istirahat. .__.”

Lee Taemin, Ia adalah murid baru kelas 2 di Chungdam High school. Ia sudah 2 bulan di Chungdam. murid pendiam namun pintar. Populer dan kaya raya. Namun, namja ini tidak terlalu perduli dengan kepopulerannya disekolah. Walapun kepopulerannya itu karena ia telah membawa nama Chingdam High School dalam olimpiade Matematika ke tingkat nasional.

Kemarin lusa.. Taemin lolos dan masuk peringkat nasional korea. Ia mampu menyelesaikan 150 biji soal olimpiade dalam waktu 30 menit.satu kata! “OMONA!” Sungguh pintar eummm…

Drrttt drrttt…..
Iphone taemin bergetar. Ia meraih ponsel dan mengangkat panggilan dari.. siapa lagi.. ‘Key’
“Arraso hyung.. aku pulang..” Key menghela napas diseberang sana. “Ppali.. aku tidak mau kau ada apa-apa di jalan.. sudah larut Taemin.” Taemin tersenyum dan mengangguk. “eeumm…” Lalu PIP! Taemin mematikan iphonenya dan pulang kerumahnya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Keesokannya, saat upacara sekolah Chungdam.

“Yang terakhirr… untuk Taemin-ssi, Semoga kau bisa menang di olimpiade besok melawan Sekolah seberang! Incheon High School!! Fighting! Ayo anak-anak semangati Taemin kita!” sahut sang kepala sekolah. Taemin tersenyum malu.
“TAEMINN—AAHH! FIGHTINGG!” Sahut semua murid Chungdam bersamaan sambil mengepal dan mengangkat tangan mereka untuk menyemangati Taemin.

“Gamsahamnida.. gamsahamnida..” Taemin membungkuk dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh temannya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Taemin-ahh! Fighting yahh..” ~~ “Taemin—ahh!! Semangat!” ~~~ “Fighting, Minniee-ahh!” ~~ Fighting taemin! ~~ Taemin Fightingg!!

Taemin kewalahan dengan ucapan seluruh murid kepadanya saat ia lewat di depan mereka.

Taemin berjalan dan duduk di kantin sekolah sambil menyedot banana milknya. “Taemin-ahh! Fighting!” Seseorang menyemangati Taemin dengan tiba-tiba sambil mencengkram bahunya. Taemin yang kesal karena ‘diganggu’ langsung meledak. “Hyaa! Cukup.. aku tau aku harus bersemangat untuk besok. Tapi tolong jangan ganggu acaraku dengan susu pisangku!!” Teriak Taemin. Ia menoleh kebelakang..

Taemin terdiam saat melihat sosok namja chubby dan tampan sedang menutup mulutnya dengan punggung tangannya karena geli melihat teriakan Taemin. “Hy..hyungg.. omo! Mian..” kali ini taemin merasa bersalah. Namja itu hanya menggelengkan kepalanya. “Arrasssoo…. Boleh aku duduk bersamamu?” Namja itu mencubit hidung taemin dan mengacak rambutnya. Taemin cemberut.

“Hyungg.. rambut ku berantakan..” Manjanya. Namja hanya tersenyum dan mengangkat 2 jarinya berbentuk V. “Hyung.. besok lawan ku siapa yahh dari incheon? Aku sangat penasaran, dan euumm.. deg-deg’an hyungg..”Ucap taemin pelan. Namja itu melotot. “heh? Deg-deg’an?? Aku tidak salah dengarkah? bukannya kau selalu cuek bebek dengan lawan mu.” Taemin mengangkat bahunya. “Entahlah hyungg.. aku baru kali ini masuk tingkat nasional. Dan eumm.. pasti lawan ku sangat berat.”

Namja itu membelai pipi tirus Taemin. “Kau kehilangan percaya diri kah?? Wahh~ aku harus bilang nae chagi nih.. biar KePDan mu bangkit lagi.”namja itu terkekeh. Sambil mengambil handphonenya dr saku seragamnya. “Hya hyungg.. jangan bilang key hyung, aisshh.. nanti dia ngoceh.. jeball~” Taemin memasang puppy eyesnya yang selalu ngaruh pada siapa pun. Namja itu berdecak.

Namja tampan dan chubby itu adalah Onew, kekasih Key sahabat Taemin. Mereka sudah sejak lama jadian. Awet eooh?

“Chagii!!!!” Teriak Key dari jauh ketika melihat onew sedang duduk bersama taemin. Ia melambaikan tangannya dan berlari sekancang-kencangnya kijang liar menuju kea rah mereka berdua. “hoshh..hosshh……. Chagi, aku lelah~~” -____- Key mendudukan dirinya di kursi sebelah onew. Taemin tertawa. “Hyungg.. kau lari seperti mau menerkam onew hyung aja." Ledek Taemin.

Key melirik Taemin dengan mata kucingnya… CLING! Taemin menutup mulutnya dan berhenti tertawa ia sedikit berdeham.. "Erghmm.. Gatal hyungg.." Taemin menggaruk tenggorokannya. Sedangkan Onew hanya senyum-senyum melihat Taemin dan Key. "Sudahlah chagi.. Taemin ini eumm.." Onew mencubit pipi key gemas. Key meredupkan tatapannya dan tersenyum ke arah Onew. "Arrassoo.." Key manggut-manggut sambil memajukan bibirnya.

"Hyungggg… Cium.." Key menunjuk ke arah bibir ranumnya. Onew menggaruk tengkuknya. "Ya! Ada minniee.." Menujuk ke arah Taemin. Sementara yang di tunjuk malah semangat menyedot banana milknya. Key menggeleng manja. "Hyungggg… Tidak sayang akukah?" Grrr.. Onew tidak berpikiran seperti itu keyy. -__- Cup~ Onew menerjang bibir key dengan kilat. Sangat kilat, agar Taemin tidak memergokinya. Namun tetap saja tidak mungkin. Taemin tetap melihat adegan yang seharusnya tidak ia lihat.

"Hyungg.. Carilah tempat lain!! Jangan ciuman di depan ku. Isshh.." Gerutu Taemin. Key berdecak. Ia mengacak-ngacak rambut blonde Taemin. "Aku tidak tahan.. Hehe, bilang saja kamu iri kan? Xixixi… Makanya cari pacar baby…" Ucap Key. Taemin merengut. "Mulai lagi dehh.. Aku tidak mau pacaran hyungg.. tidak mungkin." Taemin melipat tangannya di depan dadanya, dan menyenderkan punggungnya ke senderan kursi kantin.

Onew tertawa. "Ahahahahha, bagaimana mau punya pacar minnieee.. Kalau kerjaanmu tiap hari ada di perpus.. Atau berkutat dengan kertas mtk mu terus." Ucap onew. "Pantes ga ada yang mau sama baby ku ini.. Sabar yaa baby.." Key menepuk-nepuk bahu Taemin. Taemin menekuk wajahnya. "Hyunngg.. Jangan meledek ku.. Aku juga nanti akan punya pacar, liat saja! Huhhh!!!" Dengus Taemin. Sementara Key dan Onew hanya terkekeh. Bisakah? Seorang profesor matematika Chungdam ini eummm…

"Ahh iya baby.. Aku sudah siapa yang akan jadi lawan mu besok dari incheon high school." Taemin terbelakak. "Mworago? Nugu hyungg? Nugu??" Taemin penasaran, sampai-sampai ia meremas lengan key. "Ck. Begitu penasaran euumm.. Dia namja, bukan yeoja.. Tentunya otaknya juga secair milik mu." Taemin melongo. "Benarkah? Aigoo ~ aku takut kalah hyungggg…. Nanti aku dimarahi kepala sekolah gimana? Dia kan yang maksain aku harus menang terus.. Hiks hiks" Takut Taemin air matanya hampir jatuh…

Key mamandang taemin iba. Ia lalu memeluk Taemin.. "Uljimaa baby.. Gwenchana kalau kau tidak menang, kami juga sudah senang kau bisa masuk final di tingkat Nasional."Hibur Key. Taemin mengusap hidungnya. Mengangguk.. "Gomawo hyungg…."Taemin memperat pelukannya. "Ehheemmm… Aku masih disini loh!"Sindir Onew yang merasa dicuekin.

"Aahhh sini hyungg.. Peluk aku juga bareng ummaa keyy… Hehe.." Sahut Taemin sambil membuka tangannya tanpa melepas pelukan key. Onew pun langsung berhamburan ke pelukan Taemin dengan posisi Taemin dihampit 2 hyung tersayangnya. Umma dan appanya ^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Incheon High School..

Seorang namja bertubuh tegap dan tinggi, rambut cokelat pekat dan tampan sedang berjalan di koridor sekolah. Sendiri? Ani~ ia ditemani teman akrabnya.

Namja itu sengaja memasang headset di telinganya agar tidak mendengar ocehan temannya itu sedari tadi. Choi Minho. Muris kelas 2 Incheon High School. Ia bisa dibilang murid berprestasi. Minho selalu berprestasi dimana saja dan kapan saja. Di bidang olahraga, tidak usah ditanyakan. Dibidang musik, ia jagonya ngerapp. Dan di bidang studi, ialah master matematika di seluruh penjuru Incheon High School.

"Choi Minho!! Apa kau mendengar ku!" Teriak Jonghyun, temannya sambil melepas paksa headset Minho. Minho manggut-manggut. "Dengar hyungg.. Tenang saja."Jawab Minho malas. Jonghyun bergegas berdiri di depan Minho, sehingga langkah jalan minho berhenti seketika. "Apalagi hyunggg.. kau ngomong sambill jalan kan bisa." Jonghyun memutar bola matanya.

"Minho! Kau harus fokus! Dengarkan kata-kataku! Besok sudah olimpiade. Dan lawan mu! Eh, lawan sekolah kita berat! Chungdam! Kau harus konsentrasi minho!"Oceh Jonghyun. Memang, Jonghyun adalah manusi terdekat minho yang paling cerewet. Minho sendiri kewalahan menghadapinya. "Arrasoo hyungg.. Aku akan mengalahkan siapa itu… Taee……tae…. Siapa kau bilang tadi eoh?" Ck, Jonghyun berdecak! Benar dugaannya, Minho tidak mendengarkannya.

"Taemin! Dia namja, tapi dia cantik. Sangat cantik.. Pintar pula.. Kalau kau tak konsentrasi, bisa-bisa kau terbuai dengan Lee Taemin dan kau malah mengabaikan soalnya minho! Fokus! Kau harus fokus!" Jonghyun terus menasehati minho. "Hyung, aku tidak akan seperi itu! Aku Choi Minho hyungg! Mana mungkin aku akan gagal karena terbuai oleh namja cantik itu."

"Yaa! Kau kan juga namja! Siapa tahu saja kan!"

"Arrassoo hyunggg… Sekarang aku boleh jalan. Aku ingin makan." Minho memegang perutnya. Jonghyun menghela napasnya. "Arra… Kajja!" Jawab Jonghyun.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Keesokannya,

"Babyy.. Semangat eumm!!! Fighting Taeminnieee!! Fighting!!"Heboh Key ketika Taemin hendak memasuki ruang olimpiade. "Ne hyungg.. Doakan aku, otte?"Balas Taemin. Key mengacungkan jempolnya keatas. Taemin tersenyum lalu masuk ke ruangan itu.

"Ayo Key.. Kita tunggu Taemin di sana aja."Ajak Onew. Ia menggenggam tangan Key dan membalikan badannya..

BRUKKK!!

Onew menabrak seorang namja bertubuh tinggi dan tegap. Di seragamnya terdapat nametagnya ia bernama 'Choi Minho'. Dibelakangnya ada namja, temannya mungkin, ia lebih pendek dari minho dan di seragamnya bertuliskan 'Kim Jonghyun'.

"Ahh~ joesonghaeyo.." Onew membungkukan badannya kepada Minho, namun namja jangkung itu hanya melirik Onew sebentar, tidak bergeming, lalu pergi begitu saja. Key menatap punggung Minho yang sudah berlalu dengan tatapan mematikannya. "Siapa dia? Sombong sekali. Grr." Geram Key. "Sudahlah key.. Gwencana, Kurasa ia lawan Taemin."

Key memiringkan kepalanya, memutar kepalanya dan melihat namja tadi sedang melenggang masuk ke ruang yang Taemin masuki tadi. Key berdesis. "Aisshh.. Dia lawan Taemin? Oh iya juga. Mungkin dia utusan Incheon school. Semoga kau kalah dari baby ku! Namja sombong!!"

Onew hanya menggelengkan kepalanya. "Sudahlah chagi…kajja." Menarik tangan key dan pergi.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Di ruang olimpiade

Taemin meletakan kepalanya di atas meja berwarna putih itu. Pipi kirinya ia tempelkan pada Meja. Ia bosan. "Huuhh, kenapa belum dimulai sih?" Gerutu Taemin.

Tiba-tiba..
Mata Taemin bersinar ketika melihat namja yang lewat di hadapannya. Tubuh tinggi, tegap, tampan.. **nggak usah disebutin lagi yee, author capek**
Berjalan melewati mejanya yang memang berada paling depan. Sontak Taemin mengangkat kepalanya. "Aigoo~"Ia mengerjapkan matanya ketika namja itu duduk 2 bangku dibelakangnya.

Namja itu melihat ke arah Taemin. "Omo!!"Taemin memutar kepalanya dan memegang pipinya yang euumm.. Panas. "Fokus Taemin. Biarkan saja namja itu. Dia lawanmu! Kau harus kalahkan dia taemin!!" Taemin menyemangati dirinya yang memang agak kacau ketika melihat namja tadi. Namja berseragam Incheon school bertuliskan nama Choi Minho.

15 menit kemudian..
5 orang peserta final sudah berkumpul semua. Namun, belum juga dimulai.. Taemin makin bosan, ia juga tidak sanggup menoleh kebelakang. Haha

Taemin menghentakan kakinya terus di bawah meja. Ia meniup poninya berkali-kali. "Issh! Lama banget sih.."Gerutu Taemin. Ia menjatuhkan kepalanya lagi diatas meja, seperti tadi. "Hmmm…hmmmm…hmmmm" Taemin bersenandung pelan, mencoba menghilangkan jenuhnya.

"Annyeong.. Minho imnida.. Siapa nama mu? Apa kau sakit?" Tiba-tiba sosok yang Taemin kagumi itu muncul di depan mukanya. Namja itu menumpu badanya dengan lutut dan kakinya untuk mensejajarkan wajahnya dengan wajah Taemin.

"Eoh??"Taemin memasang wajah polosnya lalu, mengedipkan matanya imut. Tak menyangka dengan makhluk dihadapannya. "Apa kau sakit? Kau terlihat tidak bertenaga." Minho meraih tangannya lalu meletakan telapak tangannya di kening Taemin. Taemin sulit bernapas.

Taemin mengangkat kepalanya. "Gwenchana.. Aku hanyaa.. Bosan.." Minho menganggukan kepalanya. "Kalau sakit jangan dipaksakan yaa.. Nanti kau malah drop. Arraso?" Taemin mengangguk cepat. Ia terlihat seperti orang bodoh kini. Minho berdiri dan hendak kembali ke tempatnya.

Namun, Taemin menahannya dengan tangan mungilnya. "Ada apa?"

"Gomawo…. Mengkhawatirkan ku.." Minho menaikan alisnya. "Aahh? Mian, tapi bukan bermaksud mengkhawatirkanmu.."

Aigoo~ Taemin! Kau pasti terlihat bodoh sekarang! Jinjja!

"Eh.. Itu.. Maaf, bukann.. Duh, maksud ku.. Gomawoo atas nasihatmu.." Taemin gugup. "Oh.. Cheonmaneyo… Namamu?" Tanya Minho. "Taemin.. Lee Taemin.." Taemin tersenyum manis.. Manis sekali.

Glek!

Minho menelan ludahnya. 'Kenapa begitu euumm manis senyumnya.' Batin Minho. Minho Menggigit bibirnya. Jantungnya berpacu. WAIT! Taemin?? Lee Taemin?? Inikah namja yang dikatakan Jjong itu? Namja yang membuat banyak namja atau yeoja terbuai? Jangan minho jangan! Jangan terbuai!! Dia saingan mu!

Minho berperang dengan hatinya. Ia lalu segera melepaskan tangan Taemin. Ia tersenyum singkat pada Taeminm Lalu mengangguk kecil. Ia kembali duduk di bangkunya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Taemin side!

"Eerrrrhhhhh…. Apa ini? Aku tidak fokus! Aigoo~ dimana key ummaa.. Aisshh, ini gara-gara choi minho itu. Aku tidak fokuss..!!" Aku mengacak rambutku frustasi.

Kini aku sudah selesai mengerjakan soal-soal olimpiade itu. Soalnya menurutku gampang. Tapi aarrrrhhh Gara-gara namja itu aku tidak fokus.. Tuhan! Sepertinya menyukainya!!

End Pov Taemin ~

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Minho Side ~

Taemin! Kau, kau sangat cantik. Jujur! Aku hanya melihat senyum mu saja sudah seperti ini! Dan apalagi kau duduk di depanku. Aku makin frustasi!

Ishk! Tau seperti ini, aku tidak menghampiri mu tadi! Benar kata jjong.. Aahh~ jjong maafkan aku!! Sepertinya aku kalah di olimpiade ini.

End POV minho~

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

"MMMWWOORAGOO?!!!!" Teriak key, Taemin menutup ke2 telinganya yang hampir pecah. "Umma!!! Jangan marah padaku!" Key berdecak. "Kau ini! Baboo! kalau kau kalah bagaimana!"Omel Key. "Kan umma bilang, kalau kalah tidak apa."

"Hya!! Kau ini! Ku tanya.. Kenapa kau bisa tidak konsen heh. Apa kau tahu? Kepsek bisa membunuhmu kalau kau kalah!" Tambah Key. Taemin hanya terdiam.

"Katakan! Ppali! Kenapa kau bisa tidak fokus. Hemm!" Taemin menggigit bibirnya. Yang ia butuhkan kali ini. ONEW! Untuk menghentikan ledakan Key.

"Tapi umma jangan marah…" Sahut Taemin takut-takut. Key mengiyakan. Namun wajahnya masih tetap jutek.

"A..akuu… Sepertinya umma… A..aku.. Menyukai lawan ku., namanya Choi Minho." Taemin menundukan kepalanya dalam.

Key mencerna kata-kata Taemin sebentar.

Lalu…

"MWOOOO?? LAWANMUU??!! MWOO!!! CHOII MINHOO??" Key tidak percaya dengan pendengarannya.

TBC

15 responses to “Math Or Love/2min/Yaoi/Fanfic/Part1

  1. wawawawawawawawaaaaa:a
    lanjut thor! Lanjutin:) penasaran bgt sama hubungan mrk kedepannya..
    Next partnya secepatnya ya thor.
    Keep writing:)

  2. Waduuh bisa ngga key jngan teriak” terus,.
    Wooaaa 2min,.udh lupain aja olimpiade.a,,,mNding langsung pcaran aja..wkkwkk

  3. Ett dah itu si key abis makan toa mesjid apa teriak teriak molo -,-

    Lanjut thor lanjuuuut cus update kilat ya???????!!!!!! *ditendang ke arab*

  4. Cieeeee 2min.. Lgsg sama” saling suka.. Kyana yg bakal ngerecokin 2min itu si key ama jjong.. Auranya romance” gt nih chingu..

  5. annyeonghaseo, aku reader bru.
    Wah, mereka udah slg kagum ni.. Penasaran ma lanjutannya siapa yg menang olimpiade.
    Lanjut ya chingu..

  6. Hyaaa tetemnya ngaku suka duluan,tapi minho juga udah terpesona kok itu :p

    ish itu kepseknya taem mengintimidasi tetem namanya kalo dipaksain menang terus mah!

    Terus itu key umma,aigooo jangan marahin my baby taby:( biasanya prioritas key adalah tetem tapi disini prioritasnya dia si onew:(

    aish..ini yang menang minho kah atau taemin? Tetemnih kayaknya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s