MEMORIES/2min/2shoot/Part2end

Annyeonggg!! Saya kembali sama lanjutan epep ini , ini maaf ya kalo akhirnya ga sesuai sama judulnya ._.v saya lagi buntu banget, apalagi sama urusan sekolah ~ jadi curhat kan -_-

Siapa yang nonton swc spore nantii!! Ayo angkat biasnya. Bagi-bagi foto atau fancam 2min moment kalian ya :p hehe,

Oke..
Now
CUE!

Title: Memories
Genre: PG – 2shoot
Cast: 2min
Other cast: Lihat sendiri monggo ~

Minho Side

Tidak mungkin, Ini pasti mimpi.. Tidak mungkin.
Taemin ku..
Ia Sadar…

Aku terdiam sesaat. Terpaku pada sosok yang tadi tengah memanggilku. Ia duduk di kursi roda. Key berada di belakangnya. Rambut blonde itu, Pipi tirus dan tinggi itu, dan yang terpenting, Mata indah itu.. akhirnya terbuka juga.

End Side~

Minho berjalan perlahan mendekati Taemin. Mulutnya terkunci. Dan matanya mulai terlihat butir-butir bening yang siap terjatuh. Ia bahagia..

Minho turun dan berlutut di depan Taemin. Mensejajarkan wajah mereka berdua. Ia mengangkat tangannya dan dengan lembut mengelus pipi Taemin. Taemin tersenyum. “Kau sudah sadar sayangg?” Taemin mengangguk. Ia menggenggam tangan Minho yang berada di pipinya. “Ehmm.. aku tinggal dulu ne..” Sahut key yang langsung meninggalkan mereka berdua.

“Aku merindukan mu..” Bisik Minho yang kini air matanya sudah terjatuh. Taemin tersenyum manis dan langsung memeluk Minho erat. “Aku jahat hyung.. maafkan aku.. Maaf..”Isak Taemin. Minho mengangkat tangan kirinya dan mengelus kepala Taemin. “Aku yang jahat karena tidak berada disisimu belakangan ini.. Kau pasti kesepian eumm? Mianhe..” Minho mencium kepala Taemin berkali-kali. Taemin mengangguk cepat sambil terus menangis.

Minho melepas pelukan mereka. Ia mengusap air mata yang terjatuh di pipi Taemin. “sstt.. Uljima sayangg.. Aku sudah ada disini.. aku tidak akan meninggalkan mu Minnie.. aku janji. Sampai kapan pun. Aku berjanji.” Mendengar itu Taemin tersenyum. “Maaf aku tidak memberitahumu hyung.. aku hanya tidak mau kau….” Ucapan taemin terpotong oleh Minho “stt.. sudahlah.. Walaupun kau lumpuh sekali pun aku akan tetap berada di sisimu Taemin. Kau tidak percaya aku eumm?” Taemin menggeleng sambil menundukan kepalanya. Minho tersenyum lalu mengangkat dagu taemin.

“Katakan kau percaya padaku..” Taemin memandang Mata Minho. Mencari sesuatu, Hal yang dapat membuatnya percaya Minho, kekasihnya. Lalu ia mengangguk Setelah menemukan sesuatu disana, kejujuran Choi Minho. “Aku percaya hyung.. Gomawo.”

Minho tersenyum. Dan beberapa detik kemudian bibir mereka menyatu. Bukan ciuman penuh nafsu. Tapi ciuman lembut penuh arti kepercayaan. Mereka berbagi kepercayaan disana.

~ ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Kami tidak akan tanggung jawab Kibum-ssi, Taemin ssi seharusnya ada di kamar dan menjalani pemeriksaan. Lagi pula dia baru sadar. Jadi fisiknya juga belum kuat. Kami mohon untuk mengembalikan Taemin ke kamar secepatnya.”

Key mendengus.

“saya tahu dokter. Terima kasih.” Jawabnya

PIP

Lalu sambungan terputus. Yap, Key di kejar-kejar dokter Taemin karena menjadi tersangka membawa kabur Taemin.

Ia lalu membanting handphonenya ke lantai hingga tak terbentuk, Kesal. Tentu saja. Apa dokter tidak tahu Taemin sedang bernostalgia dengan kekasihnya. Dasar dokter pengganggu. ._.v

Onew yang bingung melihat tingkah kekasihnya itu mendekati key. Lalu memeluk pinggang key dari belakang. “waeyo baby?” Key menghela nafasnya. Ia lalu memutar badannya menghadap Onew. “Aniyo, itu dokter-dokter rumah sakit sungguh menyebalkan. Masa taemin nggak boleh keluar untuk bertemu sama Minho. Terus, aku disuruh cepat-cepat membawa Taemin pulang ke kamar.” Key mengerucutkan bibirnya.

Onew membulatkan matanya. “Mwo?? Taemin? Bertemu minho? Dia sudah sadar??” Key mengangguk. “euumm.. Dia baru sadar tadi, dan aku langsung membawanya ke Minho deh. Habis dia kangen berat sama minho baby..” Onew makin kaget.

“Ya! Taemin kau bawa keluar? Kau ini bagaimana? Dia kan baru sadar.. terus kau sudah menghubungi keluarga Taemin?” Key menggeleng pelan seraya mencuatkan bibirnya imut.. “Yaaa!!!” Key kaget dengan teriakan onew. “Dubu! Jangan berteriak.. aku kan hanya ingin mempertemukan Taemin dengan minho. Apa aku salah?” Sahut key sambil mengelus daun telinganya.

Onew berdecak. “ya iyalahh sayangg.. kalau Taemin kenapa-kenapa bagaimana? Dia kan masih harus dibawah pengawasan dokter.” Key menghela nafasnya. “Arraso.. Aku juga yakin minho pasti mengembalikannya kan? Abisnya tadi aku tidak enak menganggu mereka baby..” Key meraih ke2 tangan Onew dan menggenggamnya, namja berpipi chubby itu terkekeh. Ia lalu melepas satu tangannya dan mengelus rambut key. “Gwenchana.. Minho pasti tau juga. Tapi lain kali jangan seperti itu lagi. arra?” Key tersenyum lalu mengangguk.

“Aigooo~ kyeopta…” Sahut onew sambil mengecup singkat bibir key. “Yahh! Dubu nappeun.”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Minho mengambil selimut putih tebal dari tasnya. Lalu menghampiri Taemin yang sedang duduk di kursi rodanya dan menatap ke luar jendela. Memandang pemandangan malam yang indah duluar. Entah berapa lama lagi ia bisa menikmati pemandangan seperti itu.
19.00 KST

Dapat terlihat senyum simpul yang terbentuk dari bibir mungilnya. Minho menyelimuti bagian depan belakang badan Taemin. Lalu mengacak rambutnya sayang. “Hyunggg…” Taemin mencuatkan bibirnya lucu karena perlakuan Minho. Kkkkk~ Minho hanya terkekeh.

Minho memeluk Taemin melewati tengkuknya. Mensejajarkan wajah mereka dari samping. “Kau tidak mau tiduran? Istirahat eumm.. Kau pasti lelahkan?” Tawar Namja tampan itu seraya menghirup aroma harum Taemin. Aroma yang paling ia suka sepanjang hidupnya. Taemin menggeleng pelan. Ia menumpukan tangannya pada lengan Minho yang melingkar di tengkuknya. “Aku sudah tidur lama hyungg, mana mungkin aku lelah. Kkk~” Minho tersenyum. “Jinjja? Tapi wajah mu terlihat puc……..” Taemin menatap Minho. Minho tau, Taemin tidak ingin Minho mengungkit soal penyakitnya. “Putih dan cerah sayangg… Ahah, kau terlihat tambah cantik, kau tahu?” Sahut Minho sambil mencubit pipi Taemin. Pemilik pipi itu hanya terkekeh.

“Aku merindukan mu Taemin…”

“Nado hyung..”

“Saranghae sayang..”

“Nado saranghae hyung..”

Dan mereka berciuman lagi.

Tok tok tok tok tok tok

Sontak Minho dan Taemin melepas ciuman hangat mereka, Taemin memandang Minho seakan bertanya. Siapa – itu – hyung ?

Minho mengangkat bahunya. Lalu berjalan menuju pintu. Membuka pintu hotelnya dan tiba-tiba..

“HYYYYAAAA!!!! MINHO! KAU BODOH ATAU APA?!!! AIGOOOO~ TAEMINNIE! KITA PULANG SEKARANG!!!! AKU BISA DICERAMAHI DOKTER-DOKTER SIALAN ITU KAU TAHU?? KENAPA KAU TIDAK MEMBAWANYA PULANG HAHH?!!” KEY Memberi death glarenya pada Minho. Lalu berjalan cepat menuju Taemin. Ia mendorong kursi roda Taemin dan hendak membawanya ke luar.

“Kau kira apa yang kau lakukan Kim Kibum!! Diluar dingin! Kau mau membawa Taemin keluar dengan cuaca dingin seperti ini hah? Kau ingin mati ditanganku?!!” Sahut Minho menahan Taemin di ambang pintu kamar hotel minho. “Kau yang ingin mati! Jam segini kau masih menahan Taemin disini! Kau tahu! Dokter dan perawat dari tadi siang selalu menelfon ku dan menyalahkan ku semua! Kalau ada apa-apa pada Taemin bagaimana?!” Balas Key.

Seakan tidak mau kalah, Minho hendak membalas diva itu. “Ya! KAU….” Tiba-tiba Taemin yang pusing mendengarkan mereka langsung teriak. “Hyunggggggg!!!! Kalian ini! Kenapa ribut sekali! Key hyung, sebaiknya aku disini saja. Diluar sangat dingin hyung. Aku tidak akan kuat. Lagipula Minho hyung akan menelfon dokterku untuk izin kan hyung??” Ke2 mulut besar itu terdiam. Lalu minho mengangguk mendengar perkataan Taemin. “Ahh minnie, kalau kau kambuh atau bagaimana… Duh, aku takut minnie..” Key turun dan berlutut. Mensejajarkan wajahnya dengan Taemin.

Taemin menggeleng pelan. Lalu ia mengelus pipi tirus Key. “Gwenchana.. Minho hyung akan menjagaku hyung.. Kau tidak perlu khawatir. Aku akan baik-baik saja. Lagipula hanya satu malam. Aku akan kembali besok. Janji!”Taemin mengacungkan kelilngking mungilnya. Key menggigit bibirnya. Ia takut jika Taemin nanti.. Hash! Sudahlah key, kau harus percaya pada taemin mu. Perlahan key mengangkat kelingkingnya dan mengaitkan kelingkingnya dengan kelingking taemin. “Aku mengerti.” Key tersenyum lalu berdiri dan mengelus rambut Taemin. “Jaga Taemin baik-baik minho! Jangan lupa, telfon dokter untuk izin. Juga telfon dokter + perawat jika terjadi sesuatu. Telfon aku juga.” Pandangan key sudah tidak setajam dan semengerikan tadi. Itu semua berkat Taemin eumm.. Dongsaeng kesayangannya.

“Aku kembali ke kamar yaa Minniee… Nanti Onew hyung mau menjengukmu. Katanya ia kangen denganmu minnie.. Kkkk~ Ohya, besok ayah mu dan ibumu baru pulang da ri dinas mereka di Jepang. Mereka akan langsung ke rumah sakit besok jam 10. Kuharap kau sudah disana besok. Dan orangtua mu minho. Apa sudah dikabari?” Minho menggeleng. Ia lupa. Ck. “Segera kabari mereka. Dan.. Jangan lupa persiapkan segalanya segera. Aku tahu kau sudah tidak sabar kan.. ~kkkk” goda key yang langsung berlari meninggalkan ke2 pasangan yang bingung tersebut.

5 detik kemudian…

“Hyaaaa!! Kim kibum!! Mulutmu ituu!!!” Teriak Minho di lorong hotel tersebut. Key hanya menjulurkan lidahnya dan masuk ke kamarnya dan kamar onew.

“Tidak sabar apanya hyung?” Tanya Taemin. Saat minho menutup pintu kamar hotelnya.

DEG!

Haisshhh! Minho berpura-pura tidak mendengar Taemin. “Celaka! Seharusnya ini kejutan! Arrgghh. Ini semua karena kim kibum itu!” Gerutu Minho dalam hati.

“Hyungg! Kenapa tidak jawab? Persiapkan apa hyung? Apa ada sesuatu yang tak kuketahui?” Tanya Taemin sekali lagi. Minho tergagap.

“Ahh.. I..itu.. Tidak.. Haha… Sudah, ayo.. Aku bantu kau rebahan di kasur. Kau pasti lelah eum..”Minho mendorong kursi roda taemin menuju pinggiran tempat tidur. Lalu menggendongnya dan merebahkan badan Taemin disana. “Hyungg..” Panggil Taemin.”Eumm?”

“Gomawo..”

“Untuk?”

“Tetap mencintaiku”

“…..” Minho tersenyum

“Dan menjagaku sampai aku…..”

“Ssstt.. Don’t say that word please.. I love you Taemin! I always Have! And that feel won’t ever change forever! I’ll stay next to you for the rest of my life.. No matter what, We will always love each other.. No Matter what!”

TES!

Taemin menitikan air matanya. Ia terharu, bahagia, senang.. Mendengar perkataan Minho. Ia langsung memeluk erat tubuh kekar itu.

“Gomawo hyung, jeongmal gomawoyo~ I love you too.”

Minho mengelus lembut rambut Taemin. Ia tersenyum. “Berjanjilah Lee Taemin. Berjanjilah, Kau akan kuat demi aku! Kau harus bertahan dan melawannya. Kau harus yakin kau bisa sembuh. Yakinlah, aku mohon.. Semua demi aku Taemin. Bisakah?” Lirih Minho.

Taemin terisak. Ia lalu mengangguk cepat. “I will hyung.. I promise.. It’s all for you. I love you, till I die.”

Minho mengeratkan pelukannya pada Taemin. Ia tak kuasa mendengar kata Taemin yang terakhir. Ia tak ingin berpisah lagi dengannya. Jika perlu ia harus mati bersama Taemin agar tidak merindukannya lagi. Sudah cukup yang kemarin. Sudah cukup itu semua baginya.

“Tidurlah, aku akan menelfon doktermu, orang tua ku.. Dan onew hyung, aku akan menyuruhnya datang besok saja. Istirahatlah sayang..” Sahut Minho, ia lalu mencium kening Taemin lembut.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Taemin-ssi.. Waktunya minum obat.” Sahut victoria. Perawat taemin. “Ahh, ne noona.. Eum.. Letakan disitu saja ne.” Victoria menuruti Taemin lalu tersenyum gembira. “Kau kenapa noona?”Tanya Taemin sambil mendekati victoria. “Ahh? Aniya.. Hehe, chukae yaa taemin-ssi.. Fighting!!” Sahut Victoria girang lalu keluar dari kamar inap Taemin. Taemin bingung dengan kelakuan victoria. Ia menggelengkan kepalanya.

Taemin mendekati obat yang diletakan victoria di atas meja. Seperti biasa, 2 kapsul dan satu tablet. Semuanya masih terbungkus rapi. Taemin membuka dan meminum yang berbentuk kapsul. Lalu tangannya meraih obat yang tablet. Ia membuka kemasan obatnya. Dan…

DEG!!

Taemin terbelakak melihat benda bulat mungil berwarna perak dengan satu buah permata menambah kecantikan benda mungil itu. Cincin.

Krek!!

Geudaereul saranghandaneun mal pyuhngsaeng maeil haejugo shipuh

Would you marry me? Nuhl saranghago akkimyuh saragago shipuh

Geudaega jami deul ddaemada nae pare jaewuhjugo shipuh

Would you marry me? Iruhn naui maeum huhrakhaejullae?

Pyuhngsaeng gyuhte isseulge
Nuhl saranghaneun guhl

Nungwa biga wado akkyuhjumyuhnsuh
Nuhreul jikyuhjulge (My love)

Naega geudae ege deuril guhseun sarangbakke uhbjyo
Geujuh geuppuninguhl bojalguhtuhbjyo
Suhtulluhboigo manhi bujokhaedo naui sarang
Naui geudae jikyuhjulgeyo

Hangajiman yaksokhaejullae? Museunil issuhdo
Woori suhro saranghagiro geuppuniya

Nawa gyuhrhonhaejullae?

Taemin menutup mulutnya, matanya berkali-kali mengeluarkan butiran bening. Taemin, Lee Taemin mengangis bahagia untuk yang ke2 kalinya. Ini seperti kurang lebih 3 bulan yang lalu. Saat kekasihnya Choi Minho melamarnya.

Dan kini, hal itu terulang lagi.

“Hyungg…l”Taemin berlari dan memeluk minho yang baru saja selesai melantunkan lagu marry U untuk melamar Taemin. Ya! ia ingin menikahi Taemin. Ingin menjadikan Taemin miliknya seutuhnya.

“Nawa gyuhrhonhaejullae? Lee Taemin..” Menatap mata Taemin intens.

Tanpa berpikir lagi, Taemin menganggukan kepalanya. “Aku mau hyung.. Dan kali ini aku tidak akan meninggalkan mu lagi hyung.. Gomawo.”

Minho menangkup wajah Taemin. Mendekatkan wajahnya perlahan. Menghapus ruang diantara mereka. Sampai akhirnya, bibir mereka betemu.

“Ahh~ romantis sekali..”
“Chukae taemin-ssi..”
“Aigooo~ so sweet yaa..”

Riuh beberapa suara diluar. Yap! Tepatnya suara” perawat yang mengintip adegan Minho dan Taemin dari luar jendela kamar pasien. Mereka ikut bahagia atas Taemin. Jeongmal~ mereka adalah teman-teman Taemin juga eoh..

Taemin melepas ciumannya dengan Minho. Lalu menatap minho dan mereka saling melempar senyum.

Taemin menoleh ke arah jendela dan mendapati *teman-temannya* sedang terkagum-kagum disana. Taemin tersenyum malu lalu melambaikan tangannya. Ia juga tersenyum pada victoria noona yang hampir saja menangis bahagia karena Taemin.

“No matter what.. I love you Choi Taemin..” ~ ♡♥♡♥

END ~

Huaaa.. Saya gatau nulis apa T_T
Maaf yaa.. Saya ngebleng akhir-akhirn ini, tolong RCLnya yaa
Dan mian ini FF super pendek ._.

Sampai jumpa di next FF~

6 responses to “MEMORIES/2min/2shoot/Part2end

  1. Huwaaaa menong oppa so sweet banget dehhhh…… Author kok akhirny sdkt ngegantung sih? Bikin yg pas mrk nikah dong. Tp kl gk bs jg gpp author. Q suka ff ini. 1000 jempol buat author. Oy math or loveny lanjut y, q udh gk sbr. Gomawooooo……

  2. Wah aq baru tau klo udah di post.. Jd ini happy ending kan chingu?? Chukkae 2min!! Semoga taemin jg bener” sembuh total.. Huff, aq kira bkl sad ending tp untung enggak..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s