Sweet Life/2min/PG/Pure YAOI/1 – End(Series)

Annyeong^^ Sparkling2min kembali
Kali ini dengan FF baru ~
Semoga readers suka yah.. Hehe ^^

Oke, CUE!



Title: Sweet Life

Cast: 2min, others

Genre: PURE YAOI / PG?NC? Molla ~ bisa berubah sewaktu-waktu ~~ kkkk ^^

Leight: 1 of End ~ Sepanjang masa ~~~


~~~~~~~~____________________~~~~~~~~__________~~~~~~~~~~

‘Minho Side’

Annyeonghaseyo! Naneun Choi Minho imnida, Saya berusia 22 tahun. Orang tua saya adalah Choi Siwon dan Choi Kibum. Mereka tinggal di Jepang. Sedangkan Saya di Korea. Saya adalah pewaris tunggal keluarga Choi. Segala perusahaan yang ayah saya kelola sudah berada di tangan saya. Mungkin tidak semua, 2 perusahaan di Jepang masih dipegang ayah saya. Sebagai lulusan terbaik di Universitas SEOUL saya di percaya ayah saya menjadi President Director.

Kehidupan pribadi?
Saya adalah Namja. Banyak yang bilang saya adalah namja Perfect di seluruh penjuru korea. Tapi kenyataannya, saya mengidap kelainan. Saya tidak menyukai Yeoja. Saya adalah seorang gay yang menyukau pria. Saya ulangi PRIA! Dan menurut saya itu baik-baik saja, selama tidak menyakiti diri saya dan orang tua saya. Saya tidak punya dan belum terpikirkan untuk mempunyai kekasih atau semacamnya. Mungkin karena kesibukan dikantor yang membuat saya tidak memikirkan hal semacam itu. Yap! Saya seorang workaholic.

End Side~

Pukul 10.00 KST

Drttt….drrrttt….drtttt…drrttt…

Iphone Minho bergetar berkali-kali, namun ia biarkan saja. Namja tampan itu tetap bergelut dengan tumpukan kertas di hadapannya.

Drrtttt…drttt…..drrrtttt…

Iphone itu bergetar lagi, dan Namja itu akhirnya menyerah. Ia melirik Iphone hitam di pinggiran meja. Ia menghela napasnya, melepas kacamata mins yang dipakainya. Lalu meraih Iphone yang masih bergetar itu.

“Yeoboseyo Appa..”

“Minho, apa baik-baik saja disana?”

“Ne appa, Musun suriya?”

“Ah.. Tidak, Appa hanya ingin memberitahu bahwa besok Lee Jinki kau tahu? Anak dari Mr. Lee akan menemuimu di korea. Membahas tentang Kerja sama kita dan…. Euhmmmm….”

Minho mengangkat alisnya.

“Dan??”

“Ah.. Itu.. Biar umma mu yang menjelaskan..”

“…..”

“Appa? Kau masih disana??”

“Yeoboseyo.. Minho-ahh, ini umma.”

“Umma? Ahh, yeoboseyo umma.. Eum.. Tadi appa bilang Tuan Lee Jinki akan membahas kerja sama dan apa umma?”

“Itu.. Begini, eumm… Membahas tentang pernikahan mu.”

Minho terbelakak. Matanya makin membesar (?)

“Mwo?? Ummaa! Pernikahan apa?”
Nada Minho agak sedikit membentak.

“Hehe.. Itu, umma sudah bertemu dengan calon mu. Dia manis, cantik dan sopan sekali, Umma suka. Umma dan appa sudah berbicara pada Mr.Lee dan beliau juga berpikiran sama. kelak kau harus menjaga istrimu dengan baik ya minho.. Arrasoo.. Oke, umma tutup.”

“Ummaaa!! Chakkaman! Kau tahu aku tidak suka yeo…… Yeoboseyoo???? Ummaaa??!!!” Panik Minho.

Dengan kesal Minho melempar iphonenya sembarang ke meja.

“Arrggghh!! Kenapa pakai perjodohan segala! Membuatku kesal! Sudah tau aku gay. Arrggghhh!!” Minho mengacak rambut cokelat tuanya kesal.

Setahu dia, Orang tua selalu menjodohkan anak lelakinya dengan yeoja, bukan namja. Hhh~

Keesokannya, Minho dengan sekretarisnya mengadakan meeting bersama Tuan Jinki dan asistennya juga. Mereka membicarakan segala hal yang menyangkut kerja sama ke2 perusahaan terbesar di Korea dan di Jepang itu. Hingga 2 jam setelah meeting pekerjaan selesai, Tuan Jinki memerintahkan asistennya dan sekretris Minho untuk pergi meninggalkan mereka berdua.

“Kalian bisa pergi. Saya ada urusan pribadi dengan tuan Choi.” Perintah Jinki.
Minho sudah menebak ini pasti tentang pernikahan, perjodohann… Ahhhrr dia tidak tahu harus apa.

Ketika tinggal mereka berdua, Jinki meraih cangkir kopi dan menyeruputnya pelan. “Jika tidak ada masalah lagi. Saya mohon pamit Tuan Lee Jinki.”

Jinki tersenyum. “Panggil aku Onew hyung saja. Kau, pasti sudah tahu semua kan? Jadi aku tidak harus menjelaskan dari pertama padamu. Iyakan?” Minho menghela napasnya dan mengangguk. Bagaimana pun dia harus bersikap sopan pada lawan bicaranya ini.

“Izinkan aku berbicara mengenai adik ku.”

Minho mengangguk pelan. Mempersilahkan Onew untuk berbicara
.
“Adik ku. Bernama Lee Taemin. 21 tahun. Dia lulusan universitas Seol jurusan Seni.”
“Seni? Kudengar dari ayahku dia seorang pemegang saham di perusahaan Yamaha.”

Onew berdecak. “Dengarkan aku dulu. Taemin memang memegang saham di Perusahaan Yamaha. Yamaha Music coor. Selain pemegang saham, Adik ku juga seorang guru musik di perusahaan tersebut. Hobinya bekerja, ia seorang Workaholic mungkin lebih parah darimu dan dari ku. Bahkan lebih dari ayah mu Ia juga sedikit bermain musik. Jika ia merasa sedih, galau, bingung atau sejenisnya ia akan menarikan jari – jari lentiknya sebuah alunan lagu RIVER FLOWS On YOU. Selalu lagu itu.”

“Apa hyung membawa foto Taemin atau apa saja yang bisa aku lihat?” Tanya Minho.

“Ahh, kalau itu.. Mian aku tidak bawa. Aku lupa tadi. Tapi, Kau bisa bertemu langsung dengannya Lusa di Jepang. Ini tiket mu. Semua sudah diurus oleh bulmonim ku dan bulmonim mu.”

“Mwo? Tiket? Jepang? Dan Lusaaa? Sebentar, Lusa itu hari apa hyung? Hari kerja bukan?”

Jinki terkekeh. “Dasar workaholic. Lusa itu hari minggu. Dan libur. Jadi kau bisa bertemu dengan adik ku. Segala persiapan pernikahan dan undangan sudah beres oleh orang-orang ku disana.”

Dan sekali lagi, perkataan Onew membuat mata Minho membesar 2x lipat. “Mwooo? Se..semua sudah siap? Tapi, aku belum bertemu dengan Adik mu. Mencintainya saja… Eumm.. “Minho sedikit tergugup. Ia takut Onew mencap dirinya aneh. Dan kerja sama ini.. Ah.. Baiklah dia harus mengalah. Tentunya ia pasti tidak akan beah hidup bersama yeoja bernama Taemin yang berstatus adik dari Onew itu.

“Aku belum yakin bisa mencintainya.” Sambung Minho. Onew tersenyum. “Waktu akan merubah segalanya Choi Minho. Tunggu saja tanggal mainnya.”

“Baiklah minho, kurasa itu cukup. Ingat, kau harus menjalani semua ini dengan hati lapang. Ku yakin cepat atau lambat kau tidak akan merasa menyesal dengan perjodohan ini. Dan, ohya.. Kudengar kau tinggal di kompleks xxxx Seoul ya? Apa kau mengenal Key? Bisa antar aku kerumahnya?”

“Key? Kim kibum? Ahh iya, rumahnya tepat didepan rumahku. Ada apa?” Tanya Minho. Onew tersipu. “Ani, dia kekasihku. Kudengar rumahnya pindah ke kompleks itu. Ayo cepat antar aku.” Sahut Onew sambil bangkit dari duduknya dan berjalan keluar duluan.

Minho berpikir sejenak. Kekasih?? Kim Kibum? Tapi kan ia namja.. Ahh! Jangan-jangan Onew hyung sama sepertiku seorang gay~ tanpa bertanya lagi, Minho langsung mengikuti onew keluar.

Sejujurnya ia iri, Kenapa Onew bisa mencintai namja dengan bebas tanpa ikatan perjodohan. Tidak seperti dirinya yang dijodohkan hanya karena perusahaan dan terlebih lagi ia dijodohkan dengan Yeoja! Mungkin ~ Pikir Minho

~~~~~~~___________~~~~~~~___________~~~~~~~___________~~~~

“Ahhh.. Jadi Taemin akan menikah dengan Minho?” Sahut Key. Onew tersenyum dan mengangguk. “Ck. Yaa! Choi Minho.. Kau namja paling beruntung, Chukae!”

Hening, Minho mencoba mencerna perkataan key barusan.

“Beruntung? Maksudmu? Ini perjodohan. Aku belum yakin akan beruntung atau tidak.”

“Yaa!” Bentak Onew. Key terkekeh.

“Haha.. Kau bodoh atau apa?! Apa kau belum pernah bertemu dengan Taemin?”

“Lihat saja aku belum pernah. Onew hyung tidak membawa fotonya.” Minho melirik Onew yang nyengir lebar. Ia mengangkat 2 jarinya membentuk V ~ ._.v

“Kau akan menyesal dengan perkataanmu itu Choi Minho. Jinjja!  Taemin itu ..” Sahut Key seraya mengacungkan ibu jarinya.

Minho melirik Onew yang tersenyum “Jinjja? We’ll see then..”

~~~~~~~~~________~~~~~~~~~________~~~~~~~~~________~~~

“Hhhhhhhhh…” Minho menghela napasnya sambil menjatuhkan dirinya di kasur besar miliknya.

“Ashhh! Aku lupa membawa dokumen hari ini! aahhhh..” Minho mengacak rambutnya frustasi. Tiba-tiba, ia teringat perkataan key tadi.

~~Kau akan menyesal dengan perkataanmu itu Choi Minho. Jinjja!  Taemin itu~~

“Hhh.. Secantik apa sih Taemin itu. Paling seperti yeoja-yeoja biasa kan?!” Minho makin penasaran. Lalu ia mengambil iphonenya dan mengetik sms ke partnernya Jonghyun.

~Jonghyun-ssi, 3 hari kedepan aku tidak akan hadir dikantor. Segera urusi kerjasama kita dengan perusahaan Lee~

Lalu, ia melempar iphonenya dengan sembarang.

~~~~~~~~__________~~~~~~~~__________~~~~~~~~__________~~

@Jepang

“Minho!” Seorang wanita paruh baya yang cantik melambai-lambaikan tangannya pada seorang namja tampan yang baru datang dari Korea. Yap! Wanita itu adalah ibu dari Minho.

“Ck.. Umma kira kau tidak mau bertemu calon pengantin mu.” Goda sang umma. Minho terkekeh. “Sudahlah umma, Kajja, aku sudah lelah.” Sahut Minho. “Istirahatnya nanti saja. Kita langsung bertemu keluarga Lee.” Sang umma sedikit berjinjit untuk mengelus kepala anaknya yang tinggi itu. “Arra umma..”

@Mobil di perjalanan

“Umma, kenapa aku harus dijodohkan sih?” Gerutu Minho. “Kau tidak suka eum? Ini demi kebaikan hubungan baik keluarga kita dan keluarga Lee.” Jelas Ibunya. “Tapi umma kan tahu. Aku gay, aku tidak suka perempuan. Kenapa tega sekali.” Sang Ibu tertawa keras. “Aigooo~ Kau sudah besara kenapa manja seperti itu. Ck, Umma tahu kau gay. Lalu apa masalahnya?” Tanya sang umma. “Yaa.. Masalahnya.. Kenapa aku dijodohkan dengan yeoja.” Sang umma terdiam sesaat, Lalu sedetik kemudian ia tertawa keras. “Yahh! Jadi kau pikir selama ini Taemin adalah yeoja?!! Baboo! Lee Taemin itu namja sepertimu.” Minho terkejut mendengar ummanya. “Mwoo? Taemin namja?” Tanya Minho tidak percaya.

“Iya.. Dia namja, dan darimana kau bisa berpikiran kalau dia yeoja eum? Umma kan tidak pernah bilang gendernya.” Minho menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Waktu itu umma pernah bilang kalau calon ku itu manis dan cantik. Jadi ku kira dia itu yeoja.” Sang umma tersenyum. “Omo! Umma juga tidak tahu. Taemin itu sangat manis dan cantik. Dia namja tercantik yang pernah umma lihat selain tetangga mu Key. Jadi umma sangat setuju kau bersama Taemin.” Jelas ummanya. Minho hanya mengangguk-angguk mengerti.

@Meeting room di hotel
(hotel tempat Minho check in)

“Mianhamnida Mr.Lee, Anak saya baru datang. Tadi katanya pesawatnya tertunda beberapa menit.” Jelas Ayah Minho Choi Siwon. “Gwenchana.. Anak saya juga.. Duhh! Kemana Taemin tadi onew?” Tanya Mr.Lee pada mrs.Lee. “Tadi katanya partnernya menelfon. Urusan penting katanya. Saya sudah mencegahnya tapi.. Duhh, anak itu memang susah soal pekerjaan.” Jawab Mrs.Lee. “Tidak apa-apa Mrs.Lee, Minho juga begitu..” Sambung Mrs.Choi. “Minho-ssi, jikalau kalian sudah menikah. Tolong perkurang sifat workaholicnya yah..” Minho tersenyum “Ne, Mrs. Lee. Saya akan mencoba.”

Tak lama kemudian, Masuklah seorang namja berpakaian casual dengan Tshirt putih dipadu dengan cardigans abu-abu serta celana jeans dan sneakers putih. Rambutnya blonde menyelimuti tengkuknya. Matanya cokelat bening, bibir pinknya dan tulang pipi yang tinggi. Sosok itu sempurna!

Minho terperangah melihatnya, mata keroronya tidak lepas dari sosok namja itu. Benar-benar sempurna.

“Taemin-aah! Kau ini. Sudah sudah!! Jangan urusi kerjaan terus!”Omel Mrs. Lee. Ahh, jadi ini yang namanya Taemin.

“Arraso umma.. Aku sudah selesai.” Jawab Taemin seraya berjalan mendekati orang tuanya.

“Taemin, Kenalkan ini Mr.Choi & Mrs. Choi dan ini anaknya Minho. Calon suami mu. Minho kenalkan ini Taemin.” Sahut Mr.Choi. Taemin tersenyum dan membungkuk sopan “Annyeonghaseyo, Lee Taemin imnida.” Dengan sigap, Minho berdiri dan membungkuk juga. “Choi Minho imnida.” Sahut Minho sambil menjulurkan tangannya. Taemin tersenyum dan menjabat tangan Minho dengan lembut. Yeppo!

Mrs. Choi yang tahu anaknya sudah ‘mulai’ terpesona dengan sosok Taemin hanya tersenyum.

“Taemin, Minho.. Maaf mendadak. Tapi pernikahan kalian sudah kami tetapkan tanggalnya sabtu minggu ini. Segala urusan juga sudah kami persiapkan semua. Tinggal Fitting wedding dress saja. Itu kalian lakukan besok. Arraso?” Jelas Mr.Choi. “Gwenchana Mr.Choi. Saya mengerti.” Jawab Taemin. “Ne appa..”Jawab Minho.

Minho mengarahkan bola matanya menuju Taemin yang duduk manis tepat dihadapannya. Pada saat itu juga Taemin tersenyum kepada Minho. “Shit! Neomu Yeeeppppoo!”Batin Minho sambil mengalihkan pandangannya karena gugup.

TBC~

Ahhhh, Mianhamnidaa saya gatau nulis apa ini.
Tolong Commentnya yaaa..
Biar saya tau ini epep bagus apa engga, kalo engga yaa saya hentikan ._.v huks

19 responses to “Sweet Life/2min/PG/Pure YAOI/1 – End(Series)

  1. Enak bgd si minho lgsg dijodohin ama taemin.. Aq jg mau dunk kya minho, nikah bsk pun ga masalah.. ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ
    Si minho baru pertama liat aja udah terpesona.. Wah berarti 2min ngelangkahin onkey dunk?? Lanjut chinguuuu..

  2. alah,,minho sok nolak..
    makanya tanya dulu taemin tu yeoja ato namja, jangan asal nebak donk.
    untung taemin juga mau nikah, kalo ga kan berabe.
    ceritanya lumayan bagus kok.
    jadi lanjutin yach,,hehehe

  3. bwwaahahahahaha……
    itu si menong negative thinking duluan eh! tapi ujung ujung x suka juga hahahahahahahah……….😀 ;D
    dasar menong!😛

    tapi si tetem juga kagak nolak ya… klo nolak kyk apa jadinya tuch si 2min kkkkkkk~ author daebak lanjut terus pantang mundur aku baru aja baca mian… udah seminggu sih… kagak update di ff 2min(?)

  4. Haa taem emang slalu bs buat minho terpesona,
    Ini pure yaoi ya? Bkn mpreg brarti, pdhl pengen liat taem halim perdanakusuma hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s