[FF] YunJae // beginning of love // Part 2

 mianhe klu krng memuaskan ==”

 

 

 

Bel istirahat telah berbunyi dan jaejoong pun kembali ke kelasnya … dia masih sedikit kesal dengan yunho tapi.. tidak ada yg  bisa di lakukan olehnya, jaejoong tidak mungkin melawan yunho karena jejoong yg notabennya adalah namja yg pendiam dia tidak pernah mau mencari masalh, itu dikarenakan sejak kecil jaejoong selalu di kekang oleh keluarganya yg dia tau hanyalah belajar dan belajar.. tidak pernah sekalipun jaejoong melewati masa-masa sekolahnya seperti anak-anak remaja lainnya, seperti pacaran, jalan-jalan, atau pergi berbelanja bersama teman-temannya yg ad di dunia jaejoong hanyalah buku dan buku….

 

Saat jaejoong masuk.. tiba-tiba semua mata menatap jaejoong.. jaejoong berjalan melewati setiap murid yg menatapnya dengan intens .. “jae !!” terdengar suara panggilan yg menyerupai lumba2.. jaejoong yg mendapati junsu yg masih  duduk di bangkunya pun tersenyum senang..

 

“junsu-ah.. kenapa semua orang menatapku seperti itu?” Tanya jaejoong setengah berbisik sambil memutar kursinya saling berhadapan dengan meja junsu

“Bagaiman mungkin mereka tidak menatapmu seperti itu jae.. kau sadarkan tadi kau pergi bersama Jung Yunho..” junsu memberikan penekanan pada nama yunho

“aish.. memangnya segitu menakutkannya ya si yunho itu?” Tanya jaejoong sambil mengerucutkan bibirnya

“tentu saja.. aku dulu satu SMP dengannya.. tapi walaupun dia itu kasar, playboy, sering mainin yeoja sampai bkin yeoja nangis.. tapi dia itu pintar jae.. di sekolahku dulu dia selalu mendapat peringkat 1.. dan sering di segani oleh semua murid mau di kalangan namja ataupun yeoja..” jelas junsu panjang lebar dengn mata yg berbinar-binar

“aigoo ~ junsu-ah .. mendengar ceritamu saja bisa aku tebak dia orang seperti apa.. lihat saja .. aku akan merebut kembali peringkatku..” jaejoong mengepalkan tangannya dan mulai bertekad untuk mengalahkan yunho

“hahahah .. kau yakin jae?? Apa kau gak takut dengannya??”

“mwo?? Takut? Kalau dlm hal pelajaran siapapun akan ku hadapi .. Junsu-ah kau jangan meremehkan ku .. dulu aku juga sering mendapat peringkat 1” jaejoong membanggakan dirinya sendiri membuat junsu tertawa geli..

“jae.. kau ini lucu ya.” , tiba-tiba saja junsu menatap jaejong dengan lekat “jae kenapa kau tidak mencoba melepas kacamatamu?? Kau pasti akan terliaht manis..” junsu sedikit tertarik dengan penampilan jaejoong yg memakai kacamata.. karena menurut junsu jaejoong memiliki mata yg indah dan wajah yg cantik tapi sayang tertutupi dengan kacamata nya yg terlihat culun

 

“mwoya?? Ani.. aku tidak terbiasa junsu-ah.. dari dulu aku selalu memakai kacamata..” tolak jaejoong sambil mengibaskan tangannya

“bagaimana kalau kau memakai kontak lensa saja jae??”

“aniii !~~ >< sebenarnya mataku gak begitu parah sih .. tapi.. aku lebih suka memakai kacamata junsu-ah..”

“hmmm ~~ begitu ya?? Sayang sekali..” junsu sedikit kecewa, karena dia benar-benar ingin merubah penampilan jaejoong entah apa yg membuat junsu begitu tertarik dengan jaejoong .. “oh ya kau belum makan kan jae??” Tanya junsu

“ne.. aku memang belum makan.. kenapa junsu-ah??”

“kita ke kantin yuk?? Kajja ~” junsu langsung menarik tangan jaejoong tanpa menunggu persetujuan jaejoong

Sesampainya mereka di kantin jaejoong menghentikan langkahnya secara mendadak.. dia sedikit terkejut mendapati kantin yg terlihat begitu ramai.. apalagi dia adalah siswa baru di dong bang high school .. tentu saja hal itu menimbulkan perasaan risih dan takut di dalam diri jaejoong..

“junsu-ah.. aku ke perpustakaan saja ya..” jaejoong menarik lengan junsu

“mwo?? Wae? Ayolah.. aku ingin kau bertemu dengan temanku..” junsu kembali menarik jaejoong ..

“su-ie !!!” terdengar suara teriakan yg sangat jelas

Junsu yg mendengar namanya di panggil pun langsung mencari asal suara itu.. sebuah senyum mengembang di wajahnya saat mendapati sosok yg memang sedang di carinya

“yoochun-aah ~~~!!” junsu langsung menarik jaejoong kembali menuju ke tempat yoochun dan kawan-kawannya..

“kau dari mana saja su??” Tanya yoochun sambil menarik junsu duduk di sebelahnya..

“heheheh ~~ mianhe yoochun-ahh.. tadi aku sedang menunggu temanku..” jawab junsu sambil melirik jaejoong yg masih berdiri “jae .. ayo duduk..” junsu menarik jaejoong untuk duduk di sampingnya

“ah.. aku tidak lapar junsu-ah.. aku ke perpustakaan saja ya??”

Junsu mengerucutkan bibirnya.. “kau tidak suka berteman denganku ya jae?”

“a-ani.. aku suka.. sangat suka.. bahkan aku senang bisa kenal denganmu junsu-ah.. tapi, ada tugas yg hrs aku kerjakan.. kau tahu kan?? Tugas yg di berikan oleh songsaenim?” jaejoong berusaha untuk membujuk junsu agar junsu tidak salah mengerti tentang dirinya

 

“mmm~ baiklah..  kau ini benar-benar rajin ya jae :p aku saja tidak begitu memikirkan soal tugas yg di berikan oleh songsaenim .. heheh” junsu menertawakan sendiri kemalasannya..

“aigoo ~~ ternyata dolphinku yg satu in malas jga ya ..” yoochun mencubit gemas hidung junsu membuat junsu mngerucutkan bibirnya kesal..

Jaejoong yg melihat adegan itu hanya tertawa .. dengan perlahan jaejoong pergi meninggalkan mereka berdua.. tapi saat jaejoong berbalik tanpa di sengaja jaejoong menabrak seseorang

Bruukk !~~

“Aaaww..” jaejoong memegang lengan kirinya yg sempat menabrak seseorang tanpa di sengaja..

“kalau jalan lihat-lihat dong !!” bentak seorang yeoja..

“m-mianhe ..” jaejoong menundukkan wajahnya.. dia benar-benar takut untuk melawan seseorang..

“hei kau kenapa ahra?” tnya seorang namja yg kebetulan melihat jaejoong dan yeoja yg bernama ahra itu..

“yunho oppa .. aku di tabrak olehnya..” suara ahra yg semula terdengar ganas seperti singa betina yg siap memakan siapa saja tiba-tiba berubah menjadi lembut dan manja

Jaejoong yg mendengar nama ‘yunho’ langsung mengangkat wajahnya .. mata mereka bertemu satu sama lain..

“jadi.. dia yg menabrakmu ahra?” Tanya yunho sambil menyunggingkan senyum yg tidak dapat di tebak artinya oleh jaejoong..

“ne .. oppa.. ayo beri pelajaran padanya oppa..” bujuk ahra

“t-tunggu dulu yunho.. tadi jae tidak sengaja.. iya kan jae?” junsu berusaha untuk membela jaejoong yg masih menatap yunho..

“ya! Kenapa kau membela namja cupu ini junsu .. jelas-jelas dia salah.. karena sudah menabrak ku..” ahra memandang junsu dengan tatapan marah karena berani membela jaejoong..

“aigoo ~~ ahra kau ini.. hanya maslah sepeleh tpi selalu saja di besar-besarkan.. sudahla yunho..” yoochun pun angkat bicara karena melihat suasana menjadi tegang..

Junsu dan yoochun tau betul watak yunho yg tidak segan-segan akan memarahi setiap orang yg menyakiti temannya atau pun seseorang yg dekat dengannya dan yg mereka tahu ahra adalah pacar yunho.. karena kedekatan yunho dan ahra ..

 

Walaupun mereka adalah murid baru tapi berbeda dengn yunho walaupun statusnya adalah murid baru tetapi tidak untuk status kepopulerannya di sekolah Dong Bang mungkin karena yunho adalah seorang playboy

Yunho melepaskan rangkulan ahra di lengannya dan mulai mendekati jaejoong.. ahra hanya menyunggingkan senyum kepuasannya karena yunho pasti akan membela dirinya dan memukul namja cupu iitu.. itulah yg ad di pikiran ahra..

 

Tapi senyum itu langsung sirna berganti keterkejutan begitu juga dengan wajah junsu dan yoochun saat melihat yunho tiba-tiba melingkarkan tangannya pada pinggng jaejoong dengan begitu mesranya..

“hei ahra ! kau bilang joongie yg menabrakmu?? Aish.. jelas-jelas kau yg menabrak joongie-ku ! cepat minta maaf!”

“mwo??!!” jaejoong tidak dapat menyembunyikan keterkejutannya.. jaejoong memandang heran yunho yg berada di sampingnya.. dan terlebih lagi yunho seenaknya mengganti namanya.. “sejak kapan namaku berubah menjadi ‘joongie’ ?”
“aigoo.. chagia.. tentu saja itu nama pemberianku..” yunho mencubit hidung jaejoong gemas..

Sontak ketiga orang yg berada di depan mereka melongo memandang adegan yunjae di depan mereka ..

“t-tunggu dulu oppa.. apa maksudmu aku harus meminta maaf Pada namja cupu in.. terlebih lagi kenapa kau memanggilnya ‘chagia’ oppa??!!” ahra bertanya dengan nada kesal apa lagi wajahnya sudah memerah menahan amarahnya..

“ya !! tentu saja dia ini pacarku .. jadi kau yg harus meminta maaf padanya..!” bentak yunho..

Ahra shock untuk pertma kalinya yunho membentaknya seperti itu.. yg dia tahu yunho yg selama ini dia kenal selalu membelanya..

Walaupun itu karena ahra yg selalu mengikuti yunho sejak SMP .. mau tidak mau yunho selalu harus bersama ahra bahkan saat mereka masuk ke SMA

“a-aku tidk akan mau minta maaf pada namja cupu seperti dia !” ahra pun langsung pergi meninggalkan kantin

 

Yunho hanya tersenyum manis melihat kepergian ahra.. sedangkan jaejoong masih tetap dengan mimic muka yg shock ..

“ya ! apa-apaan kau! Lepaskan!” jaejoong langsung melepaskan pelukan yunho dari pinggangnya kemudian pergi meninggalkan kantin begitu saja..

“j-jae !” junsu terus memanggil jaejoong tapi jaejoong tidak menghiraukan panggilan itu..

“aigoo~ yunho-ah .. apa dia targetmu berikutnya??” yoochun berdecih sambil menggaruk bagian kepalanya yg tidk gatal..

“apa maksudmu yoochun??” Tanya yunho dengan muka tanpa dosa..

Yoochun langsung menatap yunho dengan tatapan evil (?) “kau kira aku tidak tau dengan tingkahmu ini .. aigoo, yunho kau baru saja masuk ke SMA in sudah mulai nyari masalah..”

“apa maksud perkataanmu chunnie?? Jangan bilang yunho mau mengincar jaejoong?” junsu memicingkan matanya ke arah yunho dan yoochun

“kau taulah suie sifat teman kita yg satu ini..” ucap yoochun dengan nada bercanda

“yaa !! park yoochun aku sedang tidak bercanda ! yunho ! kalau kau membuat yeoja menangis aku tidak perduli tapi kalau kau membuat jae menangis kau berhadapan denganku..!” ucap junsu dengan tegas

Yunho dan yoochun yg melihat gaya junsu seperti super hero yg siap melindung jaejoong pun membuat pecah tawa mereka berdua..

“hahahah …. Junsu kau benar-benar serius yaa.. hahahahahah..” yunho memegangi perutnya yg sakit karena tertawa

“hahahah.. aigo.. suie ku ini sekarang mau jadi pelindung seperti super hero??” yoochun mencubit pipi kanan junsu ..

Junsu hanya merengut sambil mempoutkan bibirnya seperti anak kecil yg ngambek karena di goda

~~~

 

‘arrrgghh ~~ kenapa aku selalu saja tidak bisa berkutik jika berada di dekatnya.. seharusnya tadi aku bisa langsung mengatakan bahawa itu tidak benar.. bagaimana ini..! pasti aku akan di hajar habis2san sama yeoja jutek itu..’ jaejoong mengacak-ngacak rambutnya frustasi..

Jaejoong menghembuskan nafasnya berusaha mengatur emosi dan kekacuan dalam pikiran dan hatinya “ok.. tenanglah kim jaejoong.. ini hanya sementara, hal ini sudah biasa di permainkan oleh murid seperti dia..besok pasti hari-hari mu akan kembali seperti semula.. tenang tanpa ada hal-hal yg mengganggu.. sekarang waktunya konsentrasi.. Kim Jaejoong hwaiting..” ucap jaejoong berusaha untuk membuat dirinya tenang dan bersemangat kembali

Jaejoong saat ini tengah berada di perpustakaan, membuat tugas yg di berikan oleh songsaenim.. seperti inilah rutinitas jaejoong sejak SMP menghabiskan waktu di perpustakaan.. beberapa menit ia lewati bersama buku-buku di sekelilingnya sampai jam istirahat berakhir.. jaejoong mengambil beberapa buku yg ada di atas mejanya dan kemudian menuju ke arah salah satu petugas perpustakaan..

“anyeong.. apa aku bisa meminjam buku ini??” jaejoong menyapa dengan lembut dan sopan sosok namja yg terlihat tampan ..

Namja itu tersnyum lembut “anyeong.. tentu saja.. silahkan mengisi nama dan kelasmu di bagian ini..” namja tampan itu memberikan buku yg agak tebal untuk di isi jaejoong..
“ah .. ne ..” jaejoong pun mengambil bolpoin yg tergeletak di atas meja dan kemudian mengisi nama dan kelasnya..

Namja itu sedikit mengeryitkan dahinya .. “kau murid kelas 1?” Tanya namja itu..

“ne.. apakah ada yg salah?” Tanya jaejoong.

“ani..” namja itu tersenyum sambil menggelengkan kepalanya “ hanya saja aku sedikit terkejut.. jarang-jarang aku menemukan anak kelas 1 yg bru saja masuk ke sekolah ini dan langsung tertarik untuk masuk perpustakaan..” jelas namja itu sambil menandatangani kartu ijin untuk peminjaman buku atas nama ‘kim jaejoong’ namja itu kemudian memberikan kertas yg sudah di tanda tanganinya..

“ijin untuk meminjam bukunya hanya 3 hari saja.. jika ingin di perpanjang kau bisa datang kembali ke sini.. ini ijin peminjaman buku, jangan sampai hilang..”

“ne .. gomawo.. ee..” jaejoong sedikit bingung untuk memanggil apa..

“Yesung imnida..” namja tampan dan manis itu kembali tersenyum kepada jaejoong dengan lembut..

“ah.. ne gomawo yesung hyung.. anyeong..” jaejoong membalas senyuman itu dan kemudian pergi meninggalkan perpustakaan..  sebelum jaejoong kembali ke kelas jaejoong sempat singgah di ruangan guru mengurusi berkas-berkas beasiswanya yg begitu rumitnya (>< author tau rumit bngt tuh)..

Sesampai jaejoong di kelas wajahnya yg sesaat masih terlukiskan senyuman yg manis langsung berganti suram saat melihat yunho yg kembali heboh bersama para yeoja-yeoja di kelas mereka..

Jaejoong memeluk bukunya semakin erat .. jaejoong berjalan sambil menundukkan wajahnya entah mengapa ia tidak ingin wajahnya di lihat oleh yunho.. jaejoong benar-benar merutuki nasibnya yg harus duduk bersebelahan dengan yunho..

Jaejoong duduk dengan tenang di kursinya sampai terdengar suara yg memanggilnya dari arah belakang “jae.. kau dari mana saja?” Tanya junsu

Jaejoong memutar tubuhnya menatap junsu.. “mian junsu.. tadi aku ke perpustakaan..” jawab jaejoong sambil berusaha tersenyum untuk menutupi kegugupannya dia akan benar-benar malu jika junsu menanyakan atau mengungkit kejadian di kantin ..

“ohh..” junsu hanya ber ‘oh’ ria..

Jaejoong kembali ke posisi dudukannya semula dan membuka kembali buku yg memang sedang di bacanya di perpustakaan.. sebuah novel percintaan.. ya jaejoong sejak dulu memang tidak pernah mengalami  yg namanya dicintai dan mencintai.. itu karena semua waktunya hanya di habiskan dengan belajar.. dia tidak pernah ingin mengecewakan kedua orang tuanya karena itulah jaejoong tidak pernah merasakan cinta yg sesungguhnya jaejoong hanya bisa membayangkan saja dari semua buku yg pernah di bacanya.. di mulai dari semua kisah romantic sampai yg mengharukan.. walaupun jaejoong adalah seorang namja tapi terkadang jaejoong memiliki perasaan sensitive seperti para yeoja..

Jaejoong begitu serius membaca novel itu terkadang tangannya menaikkan kacamatanya yg bertengger manis di hidungnya ..

Tanpa jaejoong sadari ada sosok namja yg tersenyum melihat keseriusan jaejoong saat telah tenggelam di dunia nya

tiba-tiba songsenim masuk seluruh siswa kembali ke tempat duduk mereka masing-masing.. jaejoong pun menyudahi kegiatan membacanya

“anak-anak.. besok kalian akan di berikan kesempatan untuk memilih club mana yg kalian sukai untuk di masuki.. jadi besok kita belum akan memulai kegiatan belajar.. tapi kalian tetap akn masuk seperti hari ini dan jangan terlambat..” jelas songsaenim yg  hanya di tanggapi oleh para siswa dengan saling membicarakn club yg akan mereka masuki

“dan apa kalian sudah membuat tugas yg sudah aku berikan??” saat songsaenim menanyakan tugas yg di berikannya tadi sontak semua murid terdiam.. tampaknya tidak ada yg membuat pekerjaan itu..

“jadi.. di antara kalian semua tidak ada yg membuatnya??” songsaenim sejenak memasang wajah keterkejutan karena yg dia tauh semua anak yg di kelas 1-A adalah anak2 yg lulus dngn nilai tinggi..

Tentu saja hal itu menjadi tanda Tanya..

Beberapa murid kemudian berdiri.. “aku membuatnya kok songsaenim..” salah satu namja berdiri dan maju ke depan menyerahkan hasil kerjanya di ikuti juga dengan 2 yeoja lainnya..

Jaejoong kemudian berdiri dan menyerahkan hasil kerjanya dan kembali ke tempat duduknya..

Pelajaran berlangsung dengan lancar. Tidak ada keributan atau apapun semua siswa serius dalam menanggapi pelajarannya atau mungkin tidak semuanya.. Nampak 1 siswa yg tengah tertidur di kelas.. siapa lagi kalau bukan Jung Yunho .. Jaejoong menghembuskan nafasnya dengan berat sambil menatap sosok yg sedang tertidur di sampingnya..

‘bagaimana bisa dia mendapatkan nilai sempurna jika kerjaannya hnya tidur saja?? Ck!’ gerutu Jaejoong di dalam hati..

~~~

Teng.. teng.. teng…

Bel tanda berakhirnya pelajaran dan tanda berakhirnya kegiatan di sekolah telah berbunyi. Semua murid membereskan buku-buku mereka dan mulai berhamburan keluar kelas..

“jae.. kita pulang sama-sama yuk??”Tanya  junsu yg sedang berdiri di samping Jaejoong

“ah.. mianhe junsu-ah.. aku harus pergi ke perpustakaan sebentar.. ada buku yg lupa aku ambil..” jawab Jaejoong dengan nada yg kecewa.. jejoong takut penolakannya akan membuat junsu kecewa..

“ah.. tidak apa-apa.. aku duluan ya kalau begitu jae.. bye..” junsu melambaikan tangannya dan meninggalkan jaejoong sendiri di kelas..

 

Jaejoong POV

 

“aigoo ~ aku harus cepat!! Bisa-bisa perpustakaannya keburu tutup..” aku berlari –lari kecil menuju arah perpustakaan sekolah ..

Ku lihat yesung hyung yg sedang mengunci pintu perpustakaan “aahh!! Chakkaman !!” teriakku sambil berlari menuju kearah yesung hyung.. sontak membuat yesung hyung kaget dan menatap kearahku bingung..

“waeo Jaejoong??” Tanya yesung hyung..

Aku berhenti tepat di depan yesung hyung.. aku berusaha mengatur nafasku agar lebih stabil sebelum menjawab pertanyaan yesung hyung.. “hh..hyung.. hyung liat tidak ada buku kecil yg tertinggal di atas meja yg aku gunakan?”

“buku?? Maksudmu bukumu yg seperti journal itu?? Yg berwarna putih??” Tanya yesung hyung meyakinkan cirri-ciri benda yg ku cari..

“ahh! Iya hyung yg itu.. apa ada pada hyung?? Syukurlah.. aku pkir hilang di ambil orang lain..” aku tersenyum senang.. untunglah buku itu tidak jatuh ke tangan orang lain.. buku itu sudah seperti separuh jiwaku.. di sanalah tempat semua rahasiaku tersimpan..

“ah.. mianhe Jaejoong.. aku tidak menyimpannya.. tpi temanmu yg menyimpannya.. karena aku tidak tahu kelasmu dan lagi ada temanmu yg menanyakan bukumu jadi aku titipkan saja padanya.. ” ucapan yesung hyung membuat senyumku pudar seketika dan tergantikan dengan tatapan horror..

“t-temanku??” ulangku.. aku berpikir sejenak.. temanku di sekolah in hanya junsu saja.. apa buku ku itu ada pada junsu?? Tapi jika iya kenapa tadi dia tidak memberikannya padaku??..

“hyung.. apa temanku itu cirri-cirinya mempunyai wajah yg imut??” tanyaku..

“ani.. wajahny terkesan manly dan tampan.. ah iya aku ingat.. dia adalh murid baru yg menjadi perwakilan dalam pidato penyambutan kelas 1.. dia juga kan yg sekarang lagi popular di sekolah ini.. tpi aku lupa namanya..” ucapan yesung hyung benar-benar membuat ku ingin berteriak dan menangis histeris .. jika saja aku bukan seorang namja pasti saat ini aku sudah benar-benar pasrah akan keadaan dan mengunci diri di kamar kemudian menangis sejadi-jadinya.. bahkan aku mungkin tidak akan mau ke sekolah lagi…

“Jaejoong?? Kau tidak apa-apa??” yesung hyung menepuk pundkku pelan..

“ani.. aku tidak apa-apa hyung.. gomawo … anyeong hyung..” jawabku seadanya

Beberapa kali aku menghembuskan nafasku dengan berat.. ‘kenapa hari pertama ku di sekolah ini sial sekali ya..’ pikirku..

Aku kembali ke kelas untuk mengambil tasku.. saat pintu baru saja terbuka setengahnya aku melihat adegan yg membuat mataku benar-benar kotor..

Aku melihat seorang yeoja yg tengah mengalungkan tangannya dengan manja mengitari leher seorang namja yg tengah duduk di meja kelas dengan posisi membelakangiku..

“aigoo..~ oppa aku tahu kau tidak serius kan dengan namja cupu itu… kau pasti hanya ingin memanas-manasiku kan chagia..” ucap yeoja itu dengan nada yg manja..

“mmm.. permisih.. maaf aku hanya ingin mengambil tasku saja…” ucapku dengan nada sesopan mungkin.. saat kedua orang itu memalingkan wajahnya menatapku..

Saat itu aku benar-benar menjadi gugup.. ternyata yeoja itu adalah ahra dan namja itu adalah yunho..

“yaa! Namja cupu! Kau ini selalu saja menganggu..!” teriak ahra .. aku hanya menundukkan wajahku saja.. ‘yeoja itu membuat kupingku sakit saja..’

“ahra .. pergi..” ku angkat wajahku dengan ekspresi kaget saat mendengar yunho mengusir ahra..

“ya! Oppa !” ahra memandang kesal pada yunho..

Yunho melepaskan tangan ahra yg bergelayut di pundaknya.. “pergi ..” ucap yunho dengan nada dingin..

Ahra pun pergi sambil menghentakkan kakiknya .. saat melewatiku ahra menyambar pundakku dengan kasar.. “aww..!” aku sedikit meringis kesakitan sambil memegangi pundakku..

..

Setelah ahra pergi aku segera mengambil tasku dan berniat untuk pulang.. entah mengapa aku selalu gugup jika berada di dekat namja bernama jung yunho !,,

Saat aku berniat untuk keluar kelas aku sedikit melirik kearah yunho tapi yunho sama sekali tidak melihat ke arahku dia tampak sedang serius membaca sebuah buku.. ‘ternyata bisa juga dia serius membaca’ ejekku dalam hati..

Tapi beberapa detik kemudian matakku langsung membulat .. shock ! saat ku lihat sampul buku itu.. ‘t-tunggu dulu itu kan buku ku !! aigoo~ aku lupa jika yunho yg mengambil bukuku..’

“y-ya!!” aku berseru kuat, yunho yg mendengar seruanku langsung mengahlikan pandangannya dari bukuku..

“wae joongie?” tanyanya

‘bisa-bisanya dia masih memanggil nama aneh itu!’ pikirku.. aku berjalan mendekati yunho yg masih duduk di atas mejanya..

“ke-kembalikan buku ku !” perintahku dengan nada marah bercampur ketakutan..

“ah .. iya ini buku mu ya joongie.. aku lupa.. soalnya buku ini menarik sekali..” ucap yunho dengan senyum nya sambil mengedipkan sebelah matanya..

‘dasar playboy! ><’  “kemablikan !” aku berusaha mengambil buku ku dari genggamannya..

Tapi dengan cepat yunho menyembunyikan buku ku di belakang tubuhnya.. yunho mencondongkan tubuhnya ke depan dan menatapku lekat.. jarak wajah kami hanya beberapa inci saja… aku bahkan bisa mencium harum nafasnya .. ‘aigoo! Sadar kim Jaejoong ! jangan termakan tipu muslihat playboy’ tegasku dalam hati..

“kenapa tidak kau wujudkan saja ceritamu ini di dunia nyata?” tanyanya.. sambil tetap menatapku..

“a-apa maksudmu.. sudah kembalikan saja buku ku !” aku mengahlikan pandanganku dan berusaha meraih buku ku yg berada di belakng tubuhnya…

tubuhku tiba-tiba terdorong perlahan ke belakang.. yunho turun dari mejanya dan semakin mendekatiku.. sedikit demi sedikit aku mundur menghindari yunho.. tapi yunho telah menghimpitku di antara dinding dan tubuhnya..

“y-yunho..” aku menatap yunho lekat.. aku benar-benar takut saat ini..

Perlahan tangan yunho mendekatiku wajahku.. yunho melepaskan kacamataku dan meletakannya di atas meja yg dekat dengan posisi kami ..

Yunho menyibakkan poniku dengan lembut.. entah kenapa tubuhku tidak bisa menolak apa yg akan yunho lakukan.. aku terus menatap mata musang itu..

Yunho mendekatkan wajahnya reflex aku menutup mataku.. tubuhku seperti ingin merasakan ciumannya sekali lagi..

~cup~

Yunho menempelkan bibirnya dengan lembut .. dia kini mulai menekan bibirku.. lidahnya menyapu lembut setiap inci bibirku.. dia mengulum bibir bawahku membatku harus mendesah nikmat “ahhnn..hhmmn..” saat bibirku terbuka aku merasakan benda yg basah dan lunak menyeruak masuk ke dalam mulutku..

Tiba-tiba yunho melepaskan ciuman nya.. aku menundukkan wajahku berusaha untuk tidak menatapnya ..

“kau ini.. benar-benar belum pernah berpacaran ya?” pertanyaan yunho  tiba-tiba membuatku menatapnya dengan pandangan bingung

“m-maksudmu apa?”

“kau ternyata bodoh dalam hal berciuman ya” jawab yunho sambil terkekh pelan …

“y—yaa! Apa maksudmu playboy !!” teriakku gugup.. yunho tersenyum kemudian mendekati wajahku.. “a-apa?!!” yunho mendekatkan bibirnya di telingku

“akan ku ajari kau hal yg menarik selain belajar..~~”

 

~TBC~

lanjutnny tergntung dngn commntnya xD XP

3 responses to “[FF] YunJae // beginning of love // Part 2

  1. Ih, dasar ahra cwe ganjen *pasang wajah evil ><
    woah…..asyik….appa poppo umma….*slametan tumpeng
    appa bener2 super yadong, ckckck….
    Next chap update asap y thor….
    G sabar nunggu appa ngajarin gituan *yadong mode on🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s