FF // YunJae – DB5K // Our Destiny – Part 1

Part 1 :: Reinkarnasi

Reinkarnasi~

~

~

~

~

~

“Yunho… sa..saranghae..” ucap sang Putri kerajaan ..

namja yg tengah berada di depannya kini menatap sang putri dengan pandangan keterkejutan..

tetapi pandangan itu perlahan berubah menjadi pandangan lembut

namja yg bernama Yunho itu pun mengusap lembut pipi sang putri di tariknya sang putri ke dalam pelukan nya

“nado … saranghae Jaejoong..”

“Yunho-ah…” di peluknya dengan erat tubuh kekar yunho..

yunho melepaskan pelukannya dari jaejoong di tatapannya mata indah jaejoong yg mulai basah dengan air mata “aku harus pergi”..

jaejoong menggelengkan kepalanya “k-kau tidak boleh pergi..hiks.. a-aku tidak..hiks.. megijinkan kau pergi..hiks..”

jaejoong kembali memeluk yunho tangannya semakin kuat mencengkram lengan baju yunho..perasaan tidak rela untuk melepas seseorang yg benar-benar ia cintai

yunho kembali melepaskan pelukan jaejoong ia mengangkat wajah jaejoong… mata musang yunho menatap teduh tepat pada ke dua bola mata jaejoong

“kita tidak bisa egois jaejoong-ah.. kau mempunyai takdirmu sendiri begitu juga aku..”

“anii…~ biarkan kali ini aku mengikuti kata hatiku … aku.. ingin bersama mu yunho-ah .. dan ini adalah takdirku.”

yunho tersenyum lembut ia mengecup bibir merah cherry jaejoong dengan lembut.. tidak ada nafsu yg ada hanyalah sebuah ciuman lembut dan hangat..

“takdirmu adalah menjadi seorang ratu dan takdirku untuk melindungimu aku tidak di takdirkan untuk … menjadi pendampingmu…”

jaejoong yg mendengar pernyataan yunho hanya bisa mencengkram dadanya.. rasanya benar-benar sakit mendengar pernyataan yunho

jaejoong sangat menyesal telah di lahirkan sebagai keluarga kerajaan .. jika ia bisa ia ingin menjadi orang biasa dan menghabiskan waktunya bersama yunho

bukan menjadi keluarga bangsawan yg penuh dengan peraturan-peraturan …

“sekarang aku harus pergi..jaga dirimu jaejoong-ah..” perlahan yunho pergi menjahui jaejoong ..jaejoong hanya bisa menatap kepergian yunho dengan mata yg sembab…

“““““““““

berbulan-bulan jaejoong menunggu kabar dari yunho sampai pada suatu hari jaejoong menerima sepucuk surat dari yunho..

‘Anyeong putri …

Bagaimana kabarmu di sana?

maaf aku baru bisa mengabarimu sekarang..

aku sangat merindukanmu..

aku tidak tahu kapan aku akan kembali dari perang ini..

hei.. ku dengar kau sudah di jodohkan dengan seorang pangeran dari kerajaan sebelah..

selamat ya boo.. aku turut bahagia mendengarnya..

aku pastikan aku akan kembali sebelum hari pernikahanmu …

Saranghaeyo my BooJaejoongie~’

Jaejoong POV

Setelah membaca surat dari yunho rasanya hatiku sakit sekali.. apa pun yg terjadi aku hanya mencintai yunho tidak ada yg lain yg bisa menggantikannya di hatiku..

akhirnya aku hanya bisa menangis.. tidak ada yg bisa aku lakukan.. aku hanya bisa menuruti semua kemauan keluargaku perintah-perintah dari kerajaan..

ku ambil sepucuk kertas dan aku pun mulai menuliskan surat balasan untuk yunho

‘Yunho-ah.. bogoshippo …

aku benar-benar merindukanmu…

apakah kau benar-benar bahagia mendengar bahwa aku telah di jodohkan ??

apakah kau benar-benar akan membiarkan aku menikah dengan orang yg tidak aku cintai?

yunho-ah aku.. jika kau mau membawa ku lari dari istana ini aku bersedia.. asalkan aku bisa bersamamu..

cepatlah kembali .. aku merindukanmu..

nado saranghae yunho..’

setelah selesai menuliskan surat balasan untuk yunho, aku langsung memanggil salah satu pengawal kerajaan untuk mengirimkan surat itu..

Jaejoong POV END

setelah beberapa hari akhirnya yunho menerima surat yg dikirim oleh jaejoong…saat membaca surat dari jaejoong yunho tidak bisa lagi membendung tangisannya…

yunho tahu dia tidak bisa berbuat lebih.. hubungannya dan jaejoong pun sudah di ketahui oleh raja dan ratu dan sebuah penolakanlah yg di dapatnya..

ini lah alasan kenapa yunho di kirim ke medan perang sebagai jendral..

‘jaejoong-ah.. aku tidak tahu jika aku bisa kembali ke sana lagi…’ gumam yunho di dalam hatinya..

~~~skiipp timee~~~

Berhari-hari dan berbulan-bulan jaejoong menanti kehadiran yunho.. semenjak surat yg dikirmnya jaejoong tidak pernah lagi mendengar kabar dari yunho…

‘yunho-ah… apakah kau sudah melupakanku?

kenapa kau tidak pernah lagi membalas suartku?

besok adalah hari pernikahanku.. aku akan terus menunggumu sampai kau menjemputku di sini…’ gumam jaejoong di dalam hatinya..

“putri..” salah satu pengawal menghampiri jaejoong yg masih setia duduk di taman sambil memberikan makan kepada beberapa ikan di kolam ..

“ya? ada apa?” jawab jaejoong tanpa memandang pengawal yg berdiri di sampingnya

“raja dan ratu memanggil anda putri..”

“baiklah..” jaejoong pun bangkit dari tempatnya dan mulai berjalan menuju istana utama untuk bertemu dengan raja dan ratu diikuti dengan beberapa pengawalnya

jaejoong langsung menundukkan dirinya saat berhadapan dengan raja dan ratu “ayahanda.. ibunda..” panggil jaejoong

raja dan ratu pun langsung tersenyum melihat jaejoogn di hadapannya

“joongie.. kau tahu esok adalah hari apa iya kan?” ucap sang ratu

“ne.. saya tahu umma, besok adalah hari pernikahan saya..”

“kalau begitu kau harus bersiap-siap ..pergilah bersama dayang-dayangmu untuk memilih baju mu untuk besok..”

jaejoong hanya mengangguk pasrah..

“Baginda raja … ada sebuah berita dari peperangan yg dipimpin jendral Yunho..”ucap salah satu pengawal yg baru saja sampai…

jaejoong yg mendengar nama yunho langsung tersenyum manis..

“berita apa yg kau bawa?” tanya sang baginda raja

“kerajaan kita memenangkan pertempuran ..”

jaejoong yg mendengar kabar gembira itu langsung kegirangan “benarkah !!??” ia tampak sudah tidak mementingkan tata krama di depan raja dan ratu

“joongie!’ hardik sang ratu saat melihat kelakuan jaejoong..

“m-mianhe umma..” ucap jaejoong sedikit menundukkan wajahnya tapi sebuah senyum tetap berkembang di wajah cantiknya..

“tapi ada berita buruk yg mulia.. di tengah peperangan kita kehilangan.. jendral Yunho..”

air mata jaejoong langsung jatuh saat mendengar bahwa yunho telah tiada..

“A-apa maksudmu?! yunho tidak mungkin mati.. dia..dia sudah berjanji untuk menemuiku..” jaejoong menggelengkan kepalanya ia berusaha untuk menolak berita bahwa yunho telah tiada

“joongie !! apa-apaan kau.. kau tidak pantas berucap seperti itu!” baginda raja terlihat geram mendengar ucapan jaejoong

“T-tidak appa..! yunho sudah berjanji untuk menjemputku !!”

“Jaejoong !! kembali ke istanamu !!” perintah sang raja..

jaejoong langsung pergi dari kerajaan utama .. ia berlari sambil dengan wajah yg benar-benar basah oleh tangisan.. beberapa pengawal dan dayang yg melihatnya hanya bisa merasa iba

mereka tahu bagaimana kisah cinta yunho dan jaejoong.. jika di berikan kesempatan untuk memberikan pendapat mereka sangat senang melihat yunho dan jaejoong bersama ..

mereka merasa yunho dan jaejoong adalah pasangan yg cocok itulah kenapa hampir seluru isi istana mendukung hubungan mereka yg tersembunyi.. tapi apa daya saat sang raja dan ratu tidak menyetujui hubungan mereka..

jaejoong menumpahkan seluruh airmatanya saat sudah berada di kamarnya.. “yun..yunho-ah..hiks…”

berjam-jam jaejoong menangis di dalam kamarnya.. para dayang sungguh tidak tega mendengar tangisan jaejoong dari luar kamarnya…

“putri… saatnya makan malam..” beberapa dayang datang membawa bermacam-macam makanan untuk jaejoong..

“hiks…yunh..yunho-ah..” tetapi tak ada tanggapan sedikitpun dari sang putri yg terdengar hanyala isak tangis yg tidak pernah berhenti..

“hhh..” sang dayang hanya bisa mengembuskan nafas panjang. “aku benar-benar merasa kasihan kepada putri jaejoong..”

dengan langkah berat sang dayang pergi meninggalkan kediaman jaejoong.

keesokan harinya…

akhirnya hari yg di nanti oleh ratu dan raja pun tiba, hari di mana jaejoong akan menikah dan menggantikan tahta ummanya..

acara semakin meriah … sedangkan jaejoong dengan wajah yg muram ia di rias oleh para dayang.. jaejoong terlihat cantik dengan busana pengantin kerajaan yg di kenakannya

tetapi tidak sedikitpun panacaran kebahagiaan yg terlihat dari wajahnya..

“permisi..” sebuah suara mengintrupsi kegiatan para dayang di kediaman jaejoong..

“ada apa?” tanya salah satu dayang..

“maaf saya datang untuk memberitahukan sesuatu kepada putri jaejoong..” ucap orang itu

“siapa kau?” tanya jaejoong, ia mendekati namja itu dengan cara berjalan yg agak sulit di karenakan baju yg ia kenakan..

“maaf kan kelancangan hamba putri.. tapi saya membawa berita mengenai jendral yunho..” seketika itu juga mata jaejoong langsung melebar mendengar nama yunho

“kalian pergilah.. aku ingin berbicara berdua dengan nya..” perintah jaejoong kepada para dayangnya…

“t-tapi putri .. acara pernikahannya akan segera di mulai” ucap salah satu dayang… saat itu juga sang dayang mendapatkan tatapan tajam dari jaejoong..

“ku bilang keluar !” perintah jaejoong dengan penekanan ..

para dayang pun keluar dari kediaman jaejoong dan meninggalkan jaejoong bersama namja asing itu

jaejoong kembali duduk .. “duduklah” perintah jaejoong

“jadi.. siapa kau? dan ada apa dengan yunho?” tanya jaejoong.. suara jaejoong sedikit terdengar sedih saat menyebut nama yunho

“nama saya changmin putri.. saya salah satu pengawal jendral yunho.. sebenarnya saya di larang untuk memberitahukan ini kepada putri.. tetapi, saya tidak bisa lagi melihat putri dan jendral yunho menderita ..sebenarnya…”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

jaejoong berlari sambil menyeret baju panjangnya.. air mata terus mengalir di pipi mulusnya itu bukanlah air mata kesedihan melainkan air mata kebahagiaan..

kebahagiaan yg tidak akan pernah ia dapatkan dari siapapun selain dari yunho..

‘sebenarnyajendral yunho belum meninggal ia sekarang sedang bersembunyi di sebuah gubuk di tengah hutan selatan.. jendral yunho memutuskan untuk memberikan kabar bohong jika ia meninggal dan itu semua demi kebaikan putri dan istana..’

pernyataan changmin terus terngiang di dalam pikiran jaejoong, ia benar-benar bahagia saat mengetahui kenyataan bahwa yunho masih hidup..

dengan tergesah-gesah jaejoong terus berlari memasuki hutan selatan tidak di hiraukannya rasa sakit yg ia rasakan pada kakinya..

“yunh..yunho-ah..” hanya nama yunho saja yg terus di ucapkan oleh jaejoong..

other side~

“ajhussi… di mana aku harus meletakkan kayu ini?” tannya namja tampan berwajah kecil..

“ah.. letakkan saja di dekat tungku jendral yunho..” ucap salah satu namja yg terlihat sudah ber-umur..

ia mendekati namja yg di ketahui adalah yunho.. “kau sebenarnya tidak perlu membantukku jendral..”

“tidak apa-apa ajhussi.. aku senang membantumu.. jangan memanggilku seperti itu panggil saja namaku yunho ..”

yunho pun kembali membantu memberesan beberapa tumpukkan kayu.. ya, setelah perang berakhir yunho memutuskan untuk membuat sebuah kabar bohong bahwa dirinya sudah meninggal dalam perang

ia memutuskan untuk memberikan kabar itu semua demi kbaikan istana dan jaejoong..

selama ini yunho terus berpikir.. jaejoong tidak akan bahagia dengannya jika mereka terus memaksaakan perasaan mereka berdua .. mereka pasti akan di ungsikan dan hidup menderita

setelah selesai dengan pekerjaannya yunho pun keluar dari gubuk itu.. ia memandangi sekitar hutan itu, walaupun tampak menyeramkan tapi hutan itu sangat nyaman dan tenang..

“jaejoong..” gumam yunho pelan, tak bisa di pungkiri bahwa yunho sebenarnya sangat merindukan jaejoong

yunho memejamkan matanya menikmati suasan tenang di sekitarnya smpai pada saat ia mendengar sebuah suara

“yunh!!” “yunho !!”

yunho membuka matanya saat ia semakin jelas mendengar jika ada seseorang yg memanggilnnya, dan saat yunho membuka matanya ia telah mendapati jaejoong berjarak 2 meter dari hadapnnya dengan nafas yg memburu

“j-jaejoong..”

“yunho-ah..” jaejoong langsung berlari memeluk yunho .. tak ada reaksi sama sekali dari yunho ia terlalu shock mendapati jaejoong yg tengah memeluknya

“bogoshippo..hiks.. yunho-ah..” isak jaejoong..

perlahan tangan yunho terangkat untuk memeluk jaejoong “nado.. bohoshippo jaejoong-ah..”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

other side

“jaejoong eonni..” seorang yeoja imut terlihat sedih saat mendengar kabar hilangnya jaejoong..

“junsu-ah..” sebuah suara mengagetkan sang yeoja, ia membalikan tubuhnya dan mendapati sang kekasih yg adalah seorang pangeran

“yoochun..” junsu langsung menghamburkan tubuhnya dalam dekapan yoochun

“ssshhh.. tenanglah junsu-ah, aku yakin jaejoong pasti bisa di temukan..” yoochun mengusap rambut junsu untuk menenangkan sang kekasih..

junsu adalah adik jaejoong sedangkan yoochun ia adalah tunangan junsu.. hubungan mereka bisa di bilang lebih beruntung dari pada hubungan yunho dan jaejoong itu di karenakan yoochun adalah seorang pangeran

mereka berdua sangat mengetahui bagaimana hubungan jaejoong dan yunho, tapi sangat di sayangkan mereka tidak punya kekuatan untuk menentang raja dan ratu..

junsu sangat kaget saat mendengar bahwa jaejoong kabur saat hari pernikahannya.. yg ia tahu selama ini jaejoong sangat penurut pada umma dan appa mereka..

seharian junsu menangis sambil menunggu kabar dari para pengawal mengenai eonninya.. yoochun hanya bisa memeluk junsu dan tetap berusaha menenangkan sang putri

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jaejoong dan yunho duduk saling berhadapan, jaejoong menceritakan semuanya bagaimana sampai ia bisa mengetahui keberadaan yunho..

“jae.. kembalilah ke istana..” bujuk yunho..

“aku tidak mau.. apakah kau mau aku menikah yun? apakah kau sudah tidak mencintaiku lagi?” tanya jaejoong sambil terisak pelan

yunho langsung memeluk jaejoong “bukan begitu.. aku sangat mencintaimu jae, tapi kau punya tugas sebagai seorang putri..” yunho mengusap lembut rambut jaejoong

“lalu.. bagaimana dengan perasaanku yunho-ah..”

yunho dan jaejoong saling bertatapan.. cup~ yunho memberikan sebuah kecupan ringan di bibir jaejoong..

“aku akan membawamu pergi bersamaku..” senyum jaejoong mengembang saat mendengar ucapan yunho .. ia langsung memeluk yunho “saranghae..saranghae..”

“nadoo saranghae jae..”

tanpa mereka ketahui beberapa pasukan dari pihak sang pangeran tengah berada di hutan, ia yg merasa terhina oleh pelarian jaejoong saat hari pernikahan mereka ..

ia memutuskan untuk menghukum yunho dan jaejoong..

“putri jaejoong, jendral yunho cepat pergi dari sini ! para pengawal dan pangeran sedang menuju ke hutan ini !” ujar ajhussi pemilik gubuk itu

yunho dan jaejoong pun langsung pergi meninggalkan gubuk itu se-segera mungkin..

yunho dan jaejoong terus berlari dengan tangan yg saling menggenggam erat satu sama lain.. “yunh..haah..hah… ak-aku tidak kuat lagi, kakikku sakit yunh..”

jaejoong terjatuh saat tanpa di sengaja kakinya menyandung batu yg lumayan besar di hadapannya..

“jae.. bertahanlah.. aku mohon..” yunho mengecup kening jaejoong untuk memberi kekuatan kepada sang kekasih..

jaejoong pun dengan susah payah berdiri kembali, tapi sayangnya sang pangeran dan para pengawalnya menemukan mereka berdua..

“Yunho-ah..”

jaejoong mengeratkan genggamannya saat melihat mereka telah di kepung oleh para pengawal ..

yunho menarik jaejoong ke dalam pelukannya ia kembali mengecup kening jaejoong dan tersenyum walaupun ia pun merasakan ketakutan di dalam hatinya tetapi ia ingin melindungi sang putri..

bukan melindungi sebagai jendral dan putri kerajaan tetapi melindungi sebagai kekasih

sang pangeran dengan kasar menarik jaejoong dari pelukan yunho.. “lepaskan !!!” teriak jaejoong saat sang pangeran menariknya menjahui yunho

“kau ! harus kembali ke istana dan melanjutkan pernikahan kita !!”

“tidak !! aku tidak mencintaimu yg ku cintai hanyalah yunho !!” jaejoong masih berusaha melepaskan cengkraman dari lengannya

“kau ingin menikah dengan jendral bodoh itu?!!” sang pangeran semakin geram saat mendengar pengakuan dari jaejoong “bunuh dia !!!” perintah sang pangeran kepada para pengawalnya.

para pengawal pun mengepung yunho dan menyiapkan anak panahnya.. sedangkan yunho.. tidak ada yg bisa ia lakukan baginya ini benar-benar keadaan terdesak ia bahkan tidak membawa pedangnya, tak ada perlawanan dari yunho

sang pangeran tersenyum dengan senyuman kemenangan sedangkan jaejoong terus menangis sambil meneriaki nama yunho “yunh..yunho-ah !!”

yunho memandangi jaejoong dengan tatapan lembut ia tersenyum seakan akan berkata ‘semuanya akan baik-baik saja, aku mencintaimu..’

“tembak !” ucap sang pangeran dan tanpa ia sadari jaejoong telah lepas dari cengkramannya.. jaejoong berlari ke arah yunho dan memeluk yunho dengan erat

Dan saat itu juga panah di lepaskan, yunho dan jaejoong saling berpelukan dan memejamkan mata mereka .. merasakan kehangatan satu sama lain.. saat begitu banyak panah menghujam tubuh mereka berdua tak ada teriakan rasa sakit yg hanyalah sebuah senyum yg mengembang di wajah jaejoong dengan air mata yg berlinang jaejoong berusaha mengeluarkan suaranya.. “sa..sarang..hae..yun..yunho..”

“na..do.. sa..sarang..hae..jaejoong..”

Itulah kalimat yg terucap untuk terakhir kalinya dari bibir yunho dan jaejoong.. tubuh mereka pun jatuh bersamaan dengan tangan yg masih saling menggenggam …

Cinta .. cinta itu buta, dunia yg begitu kejam pun akan tetap kalah oleh sebuah cinta yg tulus..

Sekejam apa pun dunia.. jika mereka tidak bisa bersama di dunia ini maka mereka akan bersama kembali di dunia yg lain.. karena cinta itu tulus dan sebuah takdir akan membawa mereka bersama kembali… Takdir dan Cinta ..

~Tahun 1986~

February 04, 1986

“Tuan Han tenanglah..” ucap salah seorang namja yg adalah teman kantor dari namja bermarga Han itu..

“mana bisa aku tenang sedangkan istriku sedang melahirkan di dalam sana..”

Ucapnya sambil mondar-mandir di depan kamar persalinan ny.Han

Beberapa saat kemudian ~

Ny.Han tengah menggendong seorang bayi laki-laki.. ya Ny.Han baru saja melahirkan bayi laki-laki pertamanya..

“kau ingin memberinya nama apa yeobo?” Tanya sang istri..

“mmm.. Han.. Han JaeJoong…”

“nama yg bagus.. selamat datang di dunia JaeJoong..” ucap Ny.Han

Tapi karena suatu alasan ny.han mengganti tanggal kelahiran JaeJoong menjadi 26 January.. dan sayangnya kebahagiaan Ny.Han tidak berlangsung lama.. berselang beberapa hari dari hari kelahiran JaeJoong dengan alasan yg mendesak ia terpaksa memberikan JaeJoong kepada keluarga Kims untuk di adopsi sejak itulah JaeJoong berubah nama menjadi Kim Jaejoong…

February 06, 1986

“yeoboo!! Akan kau beri nama apa nama kita?” tnya Ny.Jung yg bru saja melahirkan anak laki-laki mereka..

“YunHo.. Jung YunHo.. bagaimana?” Tanya tuan Jung..

“nama yg bagus.. umma berharap kau akan menjadi namja yg kuat, tegar dan penuh kasih sayang.. Jung YunHo..”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

End ? / TBC xp

Reinkarnasi~

“Yunho… sa..saranghae..” ucap sang Putri kerajaan ..

namja yg tengah berada di depannya kini menatap sang putri dengan pandangan keterkejutan..

tetapi pandangan itu perlahan berubah menjadi pandangan lembut

namja yg bernama Yunho itu pun mengusap lembut pipi sang putri di tariknya sang putri ke dalam pelukan nya

“nado … saranghae Jaejoong..”

“Yunho-ah…” di peluknya dengan erat tubuh kekar yunho..

yunho melepaskan pelukannya dari jaejoong di tatapannya mata indah jaejoong yg mulai basah dengan air mata “aku harus pergi”..

jaejoong menggelengkan kepalanya “k-kau tidak boleh pergi..hiks.. a-aku tidak..hiks.. megijinkan kau pergi..hiks..”

jaejoong kembali memeluk yunho tangannya semakin kuat mencengkram lengan baju yunho..perasaan tidak rela untuk melepas seseorang yg benar-benar ia cintai

yunho kembali melepaskan pelukan jaejoong ia mengangkat wajah jaejoong… mata musang yunho menatap teduh tepat pada ke dua bola mata jaejoong

“kita tidak bisa egois jaejoong-ah.. kau mempunyai takdirmu sendiri begitu juga aku..”

“anii…~ biarkan kali ini aku mengikuti kata hatiku … aku.. ingin bersama mu yunho-ah .. dan ini adalah takdirku.”

yunho tersenyum lembut ia mengecup bibir merah cherry jaejoong dengan lembut.. tidak ada nafsu yg ada hanyalah sebuah ciuman lembut dan hangat..

“takdirmu adalah menjadi seorang ratu dan takdirku untuk melindungimu aku tidak di takdirkan untuk … menjadi pendampingmu…”

jaejoong yg mendengar pernyataan yunho hanya bisa mencengkram dadanya.. rasanya benar-benar sakit mendengar pernyataan yunho

jaejoong sangat menyesal telah di lahirkan sebagai keluarga kerajaan .. jika ia bisa ia ingin menjadi orang biasa dan menghabiskan waktunya bersama yunho

bukan menjadi keluarga bangsawan yg penuh dengan peraturan-peraturan …

“sekarang aku harus pergi..jaga dirimu jaejoong-ah..” perlahan yunho pergi menjahui jaejoong ..jaejoong hanya bisa menatap kepergian yunho dengan mata yg sembab…

“““““““““

berbulan-bulan jaejoong menunggu kabar dari yunho sampai pada suatu hari jaejoong menerima sepucuk surat dari yunho..

‘Anyeong putri …

Bagaimana kabarmu di sana?

maaf aku baru bisa mengabarimu sekarang..

aku sangat merindukanmu..

aku tidak tahu kapan aku akan kembali dari perang ini..

hei.. ku dengar kau sudah di jodohkan dengan seorang pangeran dari kerajaan sebelah..

selamat ya boo.. aku turut bahagia mendengarnya..

aku pastikan aku akan kembali sebelum hari pernikahanmu …

Saranghaeyo my BooJaejoongie~’

Jaejoong POV

Setelah membaca surat dari yunho rasanya hatiku sakit sekali.. apa pun yg terjadi aku hanya mencintai yunho tidak ada yg lain yg bisa menggantikannya di hatiku..

akhirnya aku hanya bisa menangis.. tidak ada yg bisa aku lakukan.. aku hanya bisa menuruti semua kemauan keluargaku perintah-perintah dari kerajaan..

ku ambil sepucuk kertas dan aku pun mulai menuliskan surat balasan untuk yunho

‘Yunho-ah.. bogoshippo …

aku benar-benar merindukanmu…

apakah kau benar-benar bahagia mendengar bahwa aku telah di jodohkan ??

apakah kau benar-benar akan membiarkan aku menikah dengan orang yg tidak aku cintai?

yunho-ah aku.. jika kau mau membawa ku lari dari istana ini aku bersedia.. asalkan aku bisa bersamamu..

cepatlah kembali .. aku merindukanmu..

nado saranghae yunho..’

setelah selesai menuliskan surat balasan untuk yunho, aku langsung memanggil salah satu pengawal kerajaan untuk mengirimkan surat itu..

Jaejoong POV END

setelah beberapa hari akhirnya yunho menerima surat yg dikirim oleh jaejoong…saat membaca surat dari jaejoong yunho tidak bisa lagi membendung tangisannya…

yunho tahu dia tidak bisa berbuat lebih.. hubungannya dan jaejoong pun sudah di ketahui oleh raja dan ratu dan sebuah penolakanlah yg di dapatnya..

ini lah alasan kenapa yunho di kirim ke medan perang sebagai jendral..

‘jaejoong-ah.. aku tidak tahu jika aku bisa kembali ke sana lagi…’ gumam yunho di dalam hatinya..

~~~skiipp timee~~~

Berhari-hari dan berbulan-bulan jaejoong menanti kehadiran yunho.. semenjak surat yg dikirmnya jaejoong tidak pernah lagi mendengar kabar dari yunho…

‘yunho-ah… apakah kau sudah melupakanku?

kenapa kau tidak pernah lagi membalas suartku?

besok adalah hari pernikahanku.. aku akan terus menunggumu sampai kau menjemputku di sini…’ gumam jaejoong di dalam hatinya..

“putri..” salah satu pengawal menghampiri jaejoong yg masih setia duduk di taman sambil memberikan makan kepada beberapa ikan di kolam ..

“ya? ada apa?” jawab jaejoong tanpa memandang pengawal yg berdiri di sampingnya

“raja dan ratu memanggil anda putri..”

“baiklah..” jaejoong pun bangkit dari tempatnya dan mulai berjalan menuju istana utama untuk bertemu dengan raja dan ratu diikuti dengan beberapa pengawalnya

jaejoong langsung menundukkan dirinya saat berhadapan dengan raja dan ratu “ayahanda.. ibunda..” panggil jaejoong

raja dan ratu pun langsung tersenyum melihat jaejoogn di hadapannya

“joongie.. kau tahu esok adalah hari apa iya kan?” ucap sang ratu

“ne.. saya tahu umma, besok adalah hari pernikahan saya..”

“kalau begitu kau harus bersiap-siap ..pergilah bersama dayang-dayangmu untuk memilih baju mu untuk besok..”

jaejoong hanya mengangguk pasrah..

“Baginda raja … ada sebuah berita dari peperangan yg dipimpin jendral Yunho..”ucap salah satu pengawal yg baru saja sampai…

jaejoong yg mendengar nama yunho langsung tersenyum manis..

“berita apa yg kau bawa?” tanya sang baginda raja

“kerajaan kita memenangkan pertempuran ..”

jaejoong yg mendengar kabar gembira itu langsung kegirangan “benarkah !!??” ia tampak sudah tidak mementingkan tata krama di depan raja dan ratu

“joongie!’ hardik sang ratu saat melihat kelakuan jaejoong..

“m-mianhe umma..” ucap jaejoong sedikit menundukkan wajahnya tapi sebuah senyum tetap berkembang di wajah cantiknya..

“tapi ada berita buruk yg mulia.. di tengah peperangan kita kehilangan.. jendral Yunho..”

air mata jaejoong langsung jatuh saat mendengar bahwa yunho telah tiada..

“A-apa maksudmu?! yunho tidak mungkin mati.. dia..dia sudah berjanji untuk menemuiku..” jaejoong menggelengkan kepalanya ia berusaha untuk menolak berita bahwa yunho telah tiada

“joongie !! apa-apaan kau.. kau tidak pantas berucap seperti itu!” baginda raja terlihat geram mendengar ucapan jaejoong

“T-tidak appa..! yunho sudah berjanji untuk menjemputku !!”

“Jaejoong !! kembali ke istanamu !!” perintah sang raja..

jaejoong langsung pergi dari kerajaan utama .. ia berlari sambil dengan wajah yg benar-benar basah oleh tangisan.. beberapa pengawal dan dayang yg melihatnya hanya bisa merasa iba

mereka tahu bagaimana kisah cinta yunho dan jaejoong.. jika di berikan kesempatan untuk memberikan pendapat mereka sangat senang melihat yunho dan jaejoong bersama ..

mereka merasa yunho dan jaejoong adalah pasangan yg cocok itulah kenapa hampir seluru isi istana mendukung hubungan mereka yg tersembunyi.. tapi apa daya saat sang raja dan ratu tidak menyetujui hubungan mereka..

jaejoong menumpahkan seluruh airmatanya saat sudah berada di kamarnya.. “yun..yunho-ah..hiks…”

berjam-jam jaejoong menangis di dalam kamarnya.. para dayang sungguh tidak tega mendengar tangisan jaejoong dari luar kamarnya…

“putri… saatnya makan malam..” beberapa dayang datang membawa bermacam-macam makanan untuk jaejoong..

“hiks…yunh..yunho-ah..” tetapi tak ada tanggapan sedikitpun dari sang putri yg terdengar hanyala isak tangis yg tidak pernah berhenti..

“hhh..” sang dayang hanya bisa mengembuskan nafas panjang. “aku benar-benar merasa kasihan kepada putri jaejoong..”

dengan langkah berat sang dayang pergi meninggalkan kediaman jaejoong.

keesokan harinya…

akhirnya hari yg di nanti oleh ratu dan raja pun tiba, hari di mana jaejoong akan menikah dan menggantikan tahta ummanya..

acara semakin meriah … sedangkan jaejoong dengan wajah yg muram ia di rias oleh para dayang.. jaejoong terlihat cantik dengan busana pengantin kerajaan yg di kenakannya

tetapi tidak sedikitpun panacaran kebahagiaan yg terlihat dari wajahnya..

“permisi..” sebuah suara mengintrupsi kegiatan para dayang di kediaman jaejoong..

“ada apa?” tanya salah satu dayang..

“maaf saya datang untuk memberitahukan sesuatu kepada putri jaejoong..” ucap orang itu

“siapa kau?” tanya jaejoong, ia mendekati namja itu dengan cara berjalan yg agak sulit di karenakan baju yg ia kenakan..

“maaf kan kelancangan hamba putri.. tapi saya membawa berita mengenai jendral yunho..” seketika itu juga mata jaejoong langsung melebar mendengar nama yunho

“kalian pergilah.. aku ingin berbicara berdua dengan nya..” perintah jaejoong kepada para dayangnya…

“t-tapi putri .. acara pernikahannya akan segera di mulai” ucap salah satu dayang… saat itu juga sang dayang mendapatkan tatapan tajam dari jaejoong..

“ku bilang keluar !” perintah jaejoong dengan penekanan ..

para dayang pun keluar dari kediaman jaejoong dan meninggalkan jaejoong bersama namja asing itu

jaejoong kembali duduk .. “duduklah” perintah jaejoong

“jadi.. siapa kau? dan ada apa dengan yunho?” tanya jaejoong.. suara jaejoong sedikit terdengar sedih saat menyebut nama yunho

“nama saya changmin putri.. saya salah satu pengawal jendral yunho.. sebenarnya saya di larang untuk memberitahukan ini kepada putri.. tetapi, saya tidak bisa lagi melihat putri dan jendral yunho menderita ..sebenarnya…”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

jaejoong berlari sambil menyeret baju panjangnya.. air mata terus mengalir di pipi mulusnya itu bukanlah air mata kesedihan melainkan air mata kebahagiaan..

kebahagiaan yg tidak akan pernah ia dapatkan dari siapapun selain dari yunho..

‘sebenarnyajendral yunho belum meninggal ia sekarang sedang bersembunyi di sebuah gubuk di tengah hutan selatan.. jendral yunho memutuskan untuk memberikan kabar bohong jika ia meninggal dan itu semua demi kebaikan putri dan istana..’

pernyataan changmin terus terngiang di dalam pikiran jaejoong, ia benar-benar bahagia saat mengetahui kenyataan bahwa yunho masih hidup..

dengan tergesah-gesah jaejoong terus berlari memasuki hutan selatan tidak di hiraukannya rasa sakit yg ia rasakan pada kakinya..

“yunh..yunho-ah..” hanya nama yunho saja yg terus di ucapkan oleh jaejoong..

other side~

“ajhussi… di mana aku harus meletakkan kayu ini?” tannya namja tampan berwajah kecil..

“ah.. letakkan saja di dekat tungku jendral yunho..” ucap salah satu namja yg terlihat sudah ber-umur..

ia mendekati namja yg di ketahui adalah yunho.. “kau sebenarnya tidak perlu membantukku jendral..”

“tidak apa-apa ajhussi.. aku senang membantumu.. jangan memanggilku seperti itu panggil saja namaku yunho ..”

yunho pun kembali membantu memberesan beberapa tumpukkan kayu.. ya, setelah perang berakhir yunho memutuskan untuk membuat sebuah kabar bohong bahwa dirinya sudah meninggal dalam perang

ia memutuskan untuk memberikan kabar itu semua demi kbaikan istana dan jaejoong..

selama ini yunho terus berpikir.. jaejoong tidak akan bahagia dengannya jika mereka terus memaksaakan perasaan mereka berdua .. mereka pasti akan di ungsikan dan hidup menderita

setelah selesai dengan pekerjaannya yunho pun keluar dari gubuk itu.. ia memandangi sekitar hutan itu, walaupun tampak menyeramkan tapi hutan itu sangat nyaman dan tenang..

“jaejoong..” gumam yunho pelan, tak bisa di pungkiri bahwa yunho sebenarnya sangat merindukan jaejoong

yunho memejamkan matanya menikmati suasan tenang di sekitarnya smpai pada saat ia mendengar sebuah suara

“yunh!!” “yunho !!”

yunho membuka matanya saat ia semakin jelas mendengar jika ada seseorang yg memanggilnnya, dan saat yunho membuka matanya ia telah mendapati jaejoong berjarak 2 meter dari hadapnnya dengan nafas yg memburu

“j-jaejoong..”

“yunho-ah..” jaejoong langsung berlari memeluk yunho .. tak ada reaksi sama sekali dari yunho ia terlalu shock mendapati jaejoong yg tengah memeluknya

“bogoshippo..hiks.. yunho-ah..” isak jaejoong..

perlahan tangan yunho terangkat untuk memeluk jaejoong “nado.. bohoshippo jaejoong-ah..”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

other side

“jaejoong eonni..” seorang yeoja imut terlihat sedih saat mendengar kabar hilangnya jaejoong..

“junsu-ah..” sebuah suara mengagetkan sang yeoja, ia membalikan tubuhnya dan mendapati sang kekasih yg adalah seorang pangeran

“yoochun..” junsu langsung menghamburkan tubuhnya dalam dekapan yoochun

“ssshhh.. tenanglah junsu-ah, aku yakin jaejoong pasti bisa di temukan..” yoochun mengusap rambut junsu untuk menenangkan sang kekasih..

junsu adalah adik jaejoong sedangkan yoochun ia adalah tunangan junsu.. hubungan mereka bisa di bilang lebih beruntung dari pada hubungan yunho dan jaejoong itu di karenakan yoochun adalah seorang pangeran

mereka berdua sangat mengetahui bagaimana hubungan jaejoong dan yunho, tapi sangat di sayangkan mereka tidak punya kekuatan untuk menentang raja dan ratu..

junsu sangat kaget saat mendengar bahwa jaejoong kabur saat hari pernikahannya.. yg ia tahu selama ini jaejoong sangat penurut pada umma dan appa mereka..

seharian junsu menangis sambil menunggu kabar dari para pengawal mengenai eonninya.. yoochun hanya bisa memeluk junsu dan tetap berusaha menenangkan sang putri

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jaejoong dan yunho duduk saling berhadapan, jaejoong menceritakan semuanya bagaimana sampai ia bisa mengetahui keberadaan yunho..

“jae.. kembalilah ke istana..” bujuk yunho..

“aku tidak mau.. apakah kau mau aku menikah yun? apakah kau sudah tidak mencintaiku lagi?” tanya jaejoong sambil terisak pelan

yunho langsung memeluk jaejoong “bukan begitu.. aku sangat mencintaimu jae, tapi kau punya tugas sebagai seorang putri..” yunho mengusap lembut rambut jaejoong

“lalu.. bagaimana dengan perasaanku yunho-ah..”

yunho dan jaejoong saling bertatapan.. cup~ yunho memberikan sebuah kecupan ringan di bibir jaejoong..

“aku akan membawamu pergi bersamaku..” senyum jaejoong mengembang saat mendengar ucapan yunho .. ia langsung memeluk yunho “saranghae..saranghae..”

“nadoo saranghae jae..”

tanpa mereka ketahui beberapa pasukan dari pihak sang pangeran tengah berada di hutan, ia yg merasa terhina oleh pelarian jaejoong saat hari pernikahan mereka ..

ia memutuskan untuk menghukum yunho dan jaejoong..

“putri jaejoong, jendral yunho cepat pergi dari sini ! para pengawal dan pangeran sedang menuju ke hutan ini !” ujar ajhussi pemilik gubuk itu

yunho dan jaejoong pun langsung pergi meninggalkan gubuk itu se-segera mungkin..

yunho dan jaejoong terus berlari dengan tangan yg saling menggenggam erat satu sama lain.. “yunh..haah..hah… ak-aku tidak kuat lagi, kakikku sakit yunh..”

jaejoong terjatuh saat tanpa di sengaja kakinya menyandung batu yg lumayan besar di hadapannya..

“jae.. bertahanlah.. aku mohon..” yunho mengecup kening jaejoong untuk memberi kekuatan kepada sang kekasih..

jaejoong pun dengan susah payah berdiri kembali, tapi sayangnya sang pangeran dan para pengawalnya menemukan mereka berdua..

“Yunho-ah..”

jaejoong mengeratkan genggamannya saat melihat mereka telah di kepung oleh para pengawal ..

yunho menarik jaejoong ke dalam pelukannya ia kembali mengecup kening jaejoong dan tersenyum walaupun ia pun merasakan ketakutan di dalam hatinya tetapi ia ingin melindungi sang putri..

bukan melindungi sebagai jendral dan putri kerajaan tetapi melindungi sebagai kekasih

sang pangeran dengan kasar menarik jaejoong dari pelukan yunho.. “lepaskan !!!” teriak jaejoong saat sang pangeran menariknya menjahui yunho

“kau ! harus kembali ke istana dan melanjutkan pernikahan kita !!”

“tidak !! aku tidak mencintaimu yg ku cintai hanyalah yunho !!” jaejoong masih berusaha melepaskan cengkraman dari lengannya

“kau ingin menikah dengan jendral bodoh itu?!!” sang pangeran semakin geram saat mendengar pengakuan dari jaejoong “bunuh dia !!!” perintah sang pangeran kepada para pengawalnya.

para pengawal pun mengepung yunho dan menyiapkan anak panahnya.. sedangkan yunho.. tidak ada yg bisa ia lakukan baginya ini benar-benar keadaan terdesak ia bahkan tidak membawa pedangnya, tak ada perlawanan dari yunho

sang pangeran tersenyum dengan senyuman kemenangan sedangkan jaejoong terus menangis sambil meneriaki nama yunho “yunh..yunho-ah !!”

yunho memandangi jaejoong dengan tatapan lembut ia tersenyum seakan akan berkata ‘semuanya akan baik-baik saja, aku mencintaimu..’

“tembak !” ucap sang pangeran dan tanpa ia sadari jaejoong telah lepas dari cengkramannya.. jaejoong berlari ke arah yunho dan memeluk yunho dengan erat

Dan saat itu juga panah di lepaskan, yunho dan jaejoong saling berpelukan dan memejamkan mata mereka .. merasakan kehangatan satu sama lain.. saat begitu banyak panah menghujam tubuh mereka berdua tak ada teriakan rasa sakit yg hanyalah sebuah senyum yg mengembang di wajah jaejoong dengan air mata yg berlinang jaejoong berusaha mengeluarkan suaranya.. “sa..sarang..hae..yun..yunho..”

“na..do.. sa..sarang..hae..jaejoong..”

Itulah kalimat yg terucap untuk terakhir kalinya dari bibir yunho dan jaejoong.. tubuh mereka pun jatuh bersamaan dengan tangan yg masih saling menggenggam …

Cinta .. cinta itu buta, dunia yg begitu kejam pun akan tetap kalah oleh sebuah cinta yg tulus..

Sekejam apa pun dunia.. jika mereka tidak bisa bersama di dunia ini maka mereka akan bersama kembali di dunia yg lain.. karena cinta itu tulus dan sebuah takdir akan membawa mereka bersama kembali… Takdir dan Cinta ..

~Tahun 1986~

February 04, 1986

“Tuan Han tenanglah..” ucap salah seorang namja yg adalah teman kantor dari namja bermarga Han itu..

“mana bisa aku tenang sedangkan istriku sedang melahirkan di dalam sana..”

Ucapnya sambil mondar-mandir di depan kamar persalinan ny.Han

Beberapa saat kemudian ~

Ny.Han tengah menggendong seorang bayi laki-laki.. ya Ny.Han baru saja melahirkan bayi laki-laki pertamanya..

“kau ingin memberinya nama apa yeobo?” Tanya sang istri..

“mmm.. Han.. Han JaeJoong…”

“nama yg bagus.. selamat datang di dunia JaeJoong..” ucap Ny.Han

Tapi karena suatu alasan ny.han mengganti tanggal kelahiran JaeJoong menjadi 26 January.. dan sayangnya kebahagiaan Ny.Han tidak berlangsung lama.. berselang beberapa hari dari hari kelahiran JaeJoong dengan alasan yg mendesak ia terpaksa memberikan JaeJoong kepada keluarga Kims untuk di adopsi sejak itulah JaeJoong berubah nama menjadi Kim Jaejoong…

February 06, 1986

“yeoboo!! Akan kau beri nama apa nama kita?” tnya Ny.Jung yg bru saja melahirkan anak laki-laki mereka..

“YunHo.. Jung YunHo.. bagaimana?” Tanya tuan Jung..

“nama yg bagus.. umma berharap kau akan menjadi namja yg kuat, tegar dan penuh kasih sayang.. Jung YunHo..”

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

End ? / TBC xD

One response to “FF // YunJae – DB5K // Our Destiny – Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s